kumparan
News22 Februari 2020 16:31

Mahfud MD soal Kelalaian Pembina Pramuka SMP N 1 Turi: Berprasangka Baik Dulu

Konten Redaksi Tugu Jogja
WhatsApp Image 2020-02-22 at 15.57.16.jpeg
(kiri ke kanan) Bupati Sleman, Sri Purnomo; Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X; dan Menkopolhukam, Mahfud MD, saat sambangi SMP N 1 Turi, Sabtu (22/2/2020). Foto: Birgita.
Menkopolhukam, Mahfud MD, meminta agar tidak berprasangka buruk atas kejadian yang menimpa siswa SMP yang hanyut saat melakukan aktivitas pramuka susur sungai di Sungai Sempor, Jumat (22/2/2020). Hal itu disampaikannya saat mengunjungi SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2/2020) sore.
ADVERTISEMENT
Ia mengatakan jangan ada yang berpikir adanya unsur kesengajaan yang dilakukan baik oleh pihak sekolah maupun pembina pramuka. Tetapi ia tak menampik bahwa proses penyelidikan dan administrasi oleh pihak berwenang harus dilakukan.
"Sekarang masih dalam keadaan belasungkawa dan kita harus berada pada posisi bahwa tidak ada tindakan hukum yang sifatnya pelanggaran dan disengaja atas terjadinya peristiwa ini. Tetapi proses verbal tentu harus dilakukan dan terus diadministrasikan oleh pihak berwenang," ungkapnya.
Selain itu Mahfud menambahkan agar kegiatan ini tak lantas membuat orang menaruh curiga dan takut saat melakukan kegiatan ekstrakurikuler di alam. Menurutnya hal yang terpenting saat akan menyelenggarakan kegiatan itu harus dipersiapkan secara matang terkait mitigasinya.
"Itu (pemeriksaan) prosedur biasa tanpa harus bercuriga dan tidak perlu membuat orang takut akan kegiatan ekstrakurikuler. Yang penting mitigasinya saja dilakukan. Yang penting selalu siap jika terjadi sesuatu di lapangan," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Saat ditanya soal jika ada kelalaian, Mahfud berkomentar bahwa tentu akan ada aturannya sendiri. Pihaknya hanya menegaskan agar masyarakat tidak berprasangka buruk.
"(Terkait hanyutnya siswa SMPN 1 Turi saat pramuka di sekolah) Pastilah itu aturan kalau lalai seperti apa, kalau sengaja, sengaja seperti apa, kalau tidak sengaja seperti apa. Harus dikembalikan pada proporsinya masing-masing. Kita berprasangka baik dulu. Jika ini terjadi betul-betul karena musibah," tadasnya
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan