kumparan
KONTEN PUBLISHER
22 Januari 2020 22:54

Merasa Ditipu, 25 Korban Keraton Agung Sejagat Lapor Polisi

polisi datangi KAS.jpeg
Pihak kepolisian saat datangi 'Istana' Keraton Agung Sejagat, Rabu (22/1/2020). Foto: Istimewa
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait dengan munculnya Keraton Agung Sejagat. Walaupun raja dan ratu dari Keraton Agung Sejagat sudah menjadi tersangka, bukan berarti ‘istana’ Keraton Agung Sejagat luput dari pandangan polisi.
ADVERTISEMENT
Rombongan polisi mendatangi ‘istana’ Keraton Agung Sejagat, Rabu (22/1/2020). Sejumlah polisi berkeliling di ‘istana’ Keraton Agung Sejagat untuk mengumpulkan informasi. Tak sendirian, terlihat Chikmawan, pemilik lahan tempat berdirinya ‘istana’ Keraton Agung Sejagat, turut ada di tengah-tengah rombongan.
“Desa ini (Pogong Juru Tengah) dipilih Pak Totok untuk jadi tempat Keratonnya, lalu ada tempat peninggalan sejarah menurut mereka. Sudah kita lihat, bangunan ini dirancang sedemikian rupa menyerupai kerajaan atau keraton,” papar Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (22/1/2020).
polisi.jpeg
Pihak kepolisian saat datangi 'Istana' Keraton Agung Sejagat, Rabu (22/1/2020). Foto: Istimewa
Pihak kepolisian menyisir seluruh sudut ‘istana’ Keraton Agung Sejagat untuk memastikan tak ada yang tertinggal. Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengungkapkan sudah ada 25 warga yang melaporkan Toto Santosa dan Fanni Aminadia lantaran merasa menjadi korban dugaan penipuan.
ADVERTISEMENT
Para pelapor dijanjikan memperoleh kehidupan yang makmur. Sayangnya, janji ini tak pernah terealisasikan hingga sekarang.
“Mereka lapor karena merasa dikelabui. Mereka sudah keluarkan uang, dan dijanjikan jabatan dan uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat,” katanya.
Hingga saat ini, polisi belum menemukan petunjuk yang mengarah pada penetapan tersangka lain. Pihak kepolisian masih mengembangkan keterangan yang didapat dari para saksi.
“Tersangka sementara masih dua,” katanya. (lvt)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan