News
·
3 September 2021 19:38
·
waktu baca 3 menit

Partai Ummat DIY Yakin 60 Persen Warga Muhammadiyah Akan Bergabung

Konten ini diproduksi oleh Tugu Jogja
Partai Ummat DIY Yakin 60 Persen Warga Muhammadiyah Akan Bergabung (231166)
searchPerbesar
DPW Partai Ummat DIY mengadakan konferensi pers. Foto: erfanto/Tugu Jogja
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Ummat DIY menargetkan akan mengusung calon presiden sendiri di tahun 2045 mendatang atau bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Hal tersebut mereka canangkan dalam perayaan lolosnya Partai Ummat dari seleksi Kementrian Hukum dan HAM RI sebagai Partai Baru.
ADVERTISEMENT
Ketua DPW Partai Ummat DIY, Ari Kuswantoro mengatakan dalam acara tasyakuran tersebut akan dilaksanakan secara online di mana mereka mengambil tag line atau tema 'Persepektif dari Jogja untuk Indonesia 2045'. Tahun 2045 menjadi hal yang sangat penting di mana saat itu bangsa Indonesia akan memperingati 1 abad kemerdekaan.
Menurut Ari, DIY adalah satu wilayah yang penting dalam kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di mana saat masa pergerakan kemerdekaan RI, DIY adalah penopang utama NKRI dan lantas menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia di masa darurat.
"2045 karena 100 tahun Indonesia merdeka. Kami ingin Partai Ummat ingin mewarnai pemikiran ke depan bagaimana Indonesia menyiapkan 2045,"ujar dia kepada awak media, Jumat (3/9/2021)
ADVERTISEMENT
Karenanya, DPW Partai Ummat DIY ingin berkontribusi bahkan tlidak segan memberikan kritikan kepada negara supaya kembali ke tujuan besar negara yang termaktup dalam UUD 45. Sehingga cita-cita memakmurkan bangsa bisa segera tercapai.
Kemudian, tema kedua adalah Perspektif pengkaderan bangsa. Di mana selama pengkaderan bangsa jarang diperbincangkan bahkan banyak dikesampingkan. Padahal mendidik dan menempatkan generasi muda menjadi pemimpin adalah sangat penting.
"Saat ini masih banyak wajah lama yang ingin berkuasa, kita ingin generasi muda muncul menjadi pemimpin dengan gerbong partai Ummat,"ujar dia.
Partai Ummat juga menginginkan Umat Islam sebagai tulang punggung demokrasi. Karena melihat cara pandang yang sangat sempit akan demokrasi Umat Islam sehingga ada pihak tertentu yang sengaja membenturkan umat Islam
ADVERTISEMENT
Pihaknya ingin memberikan penyadaran bersama kepada publik bahwa Islam merupakan komponen penting pendirian bangsa Indonesia, di mana tokoh-tokoh Umat Islam berkontribusi. Demokrasi di Indonesia sebenarnya adalah salah satu pola demkmrasi umat Islam terbesar di dunia
Ari mengakui sebagai partai politik tentu ada target khusus di tahun 2045. Pihaknya yakin nanti di tahun 2045 tersebut partai umat akan menjadi partai yang sudah dewasa. Secara bertahap kini pihaknya Tengah mempersiapkan agar partai Ummat menjadi partai besar di Indonesia.
Di DIY misalnya, saat ini sudah 100% kabupaten kota memiliki kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Sementara Dewan pimpinan cabang (DPC) sudah berdiri di 90% kapanewon yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini.
Sementara untuk keanggotaan di DIY nanti, pihaknya menargetkan akan mencapai 1,5 persen dari persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu sebagai kontestan Pemilu. Pihaknya menargetkan akan mendapatkan anggota sebanyak 5500 orang di seluruh DIY.
ADVERTISEMENT
"Jumlah itu sudah 1,5 persen electoral treshold KPU sebagai peserta pemilu,"kata dia.
Ari optimis target tersebut akan dengan mudah tercapai mengingat ada hubungan kedekatan dengan Muhammadiyah organisasi massa terbesar di Indonesia. Bahkan Ari yakin nanti 60% warga Muhammadiyah akan bergabung dengan partai umat.
Dengan modal anggota Muhammadiyah di DIY yang mencapai 1,5 juta orang maka angka 5.500 keanggotaan Partai Ummat di propinsi ini akan dengan mudah tercapai. Apalagi ada kader-kader partai lain dan juga kader non partai sebelumnya telah menyatakan mendukung Partai Ummat ini.
"Selama ini banyak cabang-cabang Muhammadiyah yang mendukung kita. Maka kita yakin, 60 persen warga Muhammadiyah mendukung Partai Ummat,"tandasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020