kumparan
19 November 2019 7:04

Pemkab Temanggung Anggarkan Dana Rp 5,7 Miliar untuk Pilkades

18kpil.ari.jpg
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono. Foto: Dok. Tugu Jogja.
Pemerintah Kabupaten Temanggung, menganggarkan dana sebesar Rp 5,7 miliar guna menggelar pemilihan kepala desa serentak di 216 desa. Dana tersebut berasal dari APBD yang memang dikhususkan untuk pesta demokrasi tersebut.
ADVERTISEMENT
"Untuk penyelenggaraan Pilkades, Pemkab Temanggung menganggarkan biaya sebesar Rp 5,7 miliar. Dana untuk menggelar pesta demokrasi tingkat desa pada 9 Januari 2020 itu dianggarkan dari APBD tahun 2019 dan 2020," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Temanggung Agus Sarwono Senin (18/11/2019).
Dikatakan, secara rinci dana sebesar Rp 5,7 miliar itu dianggarkan pada APBD 2019 sebesar Rp 1,4 miliar dan APBD 2020 sebesar Rp 4,3 miliar. Setiap desa akan menerima dana pilkades dengan jumlah bervariasi, tergantung jumlah pemilihnya.
"Masing-masing desa menerima dana pilkades antara Rp 20 juta hingga Rp 40 juta. Tapi untuk besarannya tergantung jumlah pemlih di setiap desa, semkin banyak pemilih tentunya semakin banyak pula dananya" imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Secara terperinci anggaran dana dari APBD Kabupaten Temanggung tersebut akan digunakan untuk honorarium penyelenggara pilkades. Lalu untuk penyelenggaraan pilkades seperti mencetak surat suara, pembuatan surat undangan, pembuatan TPS, dan alat perlengkapan lain.
"Selain dana dari APBD kabupaten, anggaran pilkades juga diambilkan dari APBDes tahun 2019 dan 2020 yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing desa. Dana dari APBDes khusus untuk persiapan pilkades, antara lain seperti rapat dan pengamanan di tingkat desa," katanya.
(ari)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan