kumparan
5 Juli 2018 17:45

Peta Wilayah Yogyakarta yang Diprediksi Akan Alami Kekeringan Meteorologis

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini mengantisipasi bencana kekeringan memasuki kemarau tahun ini. Sebab di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya disebut berpotensi mengalami fenomena kekeringan meteorologis. Yakni fase masa di mana curah hujan berkurang secara ekstrem dari keadaan normal dalam jangka waktu yang cukup panjang.
ADVERTISEMENT
Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta Djoko Budiyono, Kamis (5/7) mengatakan BMKG Yogya telah mengeluarkan peringatan dini mengantisipasi kekeringan itu.
Daerah yang berpotensi tidak akan mengalami hujan berturut-turut lebih dari dua bulan atau lebih dari 60 hari meliputi Kabupaten Kulon Progo meliputi Kecamatan Lendah, Pengasih, dan Temon.
Ada pula di Kabupaten Bantul meliputi Kecamatan Bantul, Jetis, dan Pajangan. Kemudian Kabupaten Gunungkidul meliputi Kecamatan Girisobo, Tanjungsari, dan Tepus.
Sedangkan daerah yang tidak akanmengalami hujan dalam waktu satu bulan atau lebih ke depan antara lain di Kabupaten Bantul meliputi Kecamatan Bambanglipuro, Piyungan, Pundong, Sedayu, dan Sewon. Lalu Kabupaten Gunungkidul meliputi Kecamatan Gedangsari, Panggang, Playen, dan Ponjong. Ada pula di Kabupaten Kulon Progo yang meliputi Kecamatan Nanggulan dan Kabupaten Sleman yang meliputi Kecamatan Ngemplak.
ADVERTISEMENT
“Hasil monitoring curah hujan, di Yogya bagian selatan sebagian besar wilayahnya sudah tidak pernah ada hujan dalam jangka waktu 1-2 bulan terakhir, ini mendorong terjadinya kekeringan dari segi meteorologist di wilayah itu,” ujarnya. (ATX)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan