Polisi Temukan Fakta Baru dalam Penemuan Mayat Wanita Telanjang di Gunungkidul

Konten Media Partner
22 November 2022 8:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Rekonstruksi pembunuhan wanita yang mayatnya dibuang ke laut. Foto: erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Rekonstruksi pembunuhan wanita yang mayatnya dibuang ke laut. Foto: erfanto/Tugu Jogja
ADVERTISEMENT
Kasus penemuan mayat wanita telanjang di Gunungkidul menemukan titik terang. Mayat tersebut merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh 2 pria beberapa waktu lalu. Polisi juga telah tetapkan 2 orang tersangka dari kasus ini.
ADVERTISEMENT
2 tersangka melakukan 10 adegan pembunuhan hingga membuang korban ke laut di Gunungkidul, Senin (21/11/2022). Rekonstruksi tersebut dipadati warga sekitar dan wisatawan yang ingin menyaksikan dari dekat wajah tersangka.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengatakan rekonstruksi ini untuk mencocokan keterangan kedua pelaku saat pemeriksaan dengan kejadian di lapangan. Awalnya ada 10 adegan yang akan diperagakan oleh pelaku hingga akhirnya berkembang menjadi banyak adegan.
"Cukup banyak adegannya. Dan banyak fakta baru, dalam rekonstruksi ini," terangnya.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Gunungkidul, Iptu Ikbal Akbar mengaatakan proses rekonstruksi ini untuk menyamakan keterangan pelaku ERW dan juga AA. Di samping itu juga mencari kesesuaian antara keterangan kedua tersangka dengan fakta di lapangan.
ADVERTISEMENT
Banyak fakta baru terungkap dalam rekonstruksi kali ini. Karena hampir semua adegan yang dilakukan mirip dengan keterangan kedua pelaku.
"Jadi otak pembunuhan ini adalah ERW. AA selalu menemani ERW. Bahkan tiga kali percobaan pembunuhan sebelumnya yaitu di Semarang, Klaten dan Gunungkawi AA juga selalu ikut," terangnya.
Satlinmas harus memasang tali mengaman kepada kedua tersangka ERW (26) dan AA (37). Pasalnya petugas tidak ingin keduanya melarikan diri terjun ke laut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020