News
·
23 November 2020 7:24

Puluhan Pelaku Usaha Ikuti Festival Kopi di SCH

Konten ini diproduksi oleh Tugu Jogja
Puluhan Pelaku Usaha Ikuti Festival Kopi di SCH (109947)
Suasana Sleman Coffee Festival yang digelar di SCH. Foto: Tugu Jogja/Sandra
Kopi kini menjadi salah satu bagian dari gaya hidup kawula muda. Di Yogyakarta sendiri bisnis coffee shop kian menjamur. Pandemi corona seolah tak jadi penghalang untuk menjalankan bisnis coffee shop ini.
ADVERTISEMENT
Meski menjamur, dampak pandemi corona juga dirasakan oleh para pelaku usaha di dunia perkopian. Tak hanya coffee shop, namun juga supplier dan lain sebagainya. Guna membangkitkan kelesuan tersebut, Sleman City Hall mengadakan ‘Sleman Kopi Festival’ dengan menggandeng komunitas kopi di Indonesia.
“Selain bertujuan untuk memanjakan para pecinta kopi, memperkenalkan berbagai macam varian kopi dan tentunya juga untuk mengangkat potensi kopi lokal. Harapannya agar produk kopi lokal dapat dilirik tidak hanya secara nasional namun hingga kancah internasional,” ujar Tika Sari, Public Relation Sleman City Hall, Sabtu (21/11/2020).
Tidak hanya dimanjakan dengan berbagai macam jenis kopi yang dihadirkan saat Sleman Kopi Festival namun juga berbagai acara yang akan berlangsung, mulai dari kompetisi, talkshow hingga penampilan dari para bintang tamu yang turut memeriahkan di setiap harinya.
Puluhan Pelaku Usaha Ikuti Festival Kopi di SCH (109948)
Informasi selengkapnya klik di sini
“Kita menggandeng komunitas kopi. Kopi ini tidak hanya coffee shop, tetapi semua segmen termasuk petani. Harapannya acara ini kita helping everyone dari berbagai macam sektor,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
Ia mengungkapkan bahwa perkembangan coffee shop di Indonesia terutama Yogyakarta berkembang pesat di tahun 2020 ini. Jenis kopi di Indonesia pun beragam dan antusias masyarakat akan kopi sangat baik.
Aloysius Rahardian, owner Crema Bali Indonesia, mengungkapkan pandemi corona memang berdampak pada berbagai sector kehidupan. Meskipun demikian, perkembangan dunia perkopian justru menunjukkan hal yang baik selama pandemi corona ini.
Puluhan Pelaku Usaha Ikuti Festival Kopi di SCH (109949)
Suasana Sleman Coffee Festival yang digelar di SCH. Foto: Tugu Jogja/Sandra
“Semua usaha pasti kena. Tapi kebetulan coffee shop, dan yang berhubungan sama kopi, di Jogja cukup baik. Memang turun, tapi kita bisa hidup dengan 60 persen operasional,” ujarnya.
Memeriahkan acara, SCH pun menggelar perlombaan antar barista mulai dari Brewers Championship, Fun Battle: Aeropress dan Latte Art serta PUBG Mobile Offline Tournament.
Selain kompetisi, akan ada talkshow pada hari terakhir yang akan mengangkat topik-topik menarik yang membahas terkait perkebunan dan proses paska panen, industry roastery, peran barista dalam membangun industri kopi serta industrui kopi di mata konsumen dan seniman.
ADVERTISEMENT
“Tentunya tidak melupakan untuk tetap menjalankan protokol kesetahan selama acara berlangsung. Sebelum memasuki area mal pun, pengunjung telah melewati beberapa protokol kesehatan yang wajib dijalankan,” ujarnya.