kumparan
KONTEN PUBLISHER
14 Juni 2019 21:40

Temanggung dan Gunungkidul Jadi Daerah Pembinaan Teater Tradisional

Pertunjukan Teater dari Sampah Plastik (KTJ).png
Pertunjukan teater. Foto: Dok. Tugu Jogja.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menunjuk Kabupaten Temanggung, sebagai salah satu daerah dalam Program Pembinaan Tenaga Kesenian Teater Tradisional. Upaya itu bahkan langsung menerjunkan Kasubdit Pembinaan Tenaga Kesenian, Yusmawati.
ADVERTISEMENT
Pegiat Kesenian Tradisonal yang juga Koordinator Program Festival Kampung Sumbing, Very Adrian mengatakan, Kabupaten Temanggung Jawa Tengah sebagai wilayah penghasil tembakau menyimpan keunikan tersendiri mengenai potensi seni dan budaya.
Daerah kaki Gunung Sumbing ini terdapat beberapa Dusun seperti Jragan, Logede dan Kecamatan Tlogo. Ketiganya adalah mutiara yang menyimpan eksotika tersendiri soal geliat dan spirit kebudayaan berbasis tradisi. Hal inilah salah satunya yang membuat Kemendikbud melirik Temanggung.
"Temanggung memang ditunjuk sebagai salah satu daerah dalam Program Pembinaan Tenaga Kesenian Teater Tradisional. Salah satu bukti nyatanya adalah kegiatan Festival Kampung Sumbing mendapat dukungan dari Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta,"ujarnya Jumat (14/6/2019).
Selain itu, daerah lain yang ditunjuk adalah Gunungkidul, D.I.Yogyakarta dan Tulungagung Jawa Timur. Di tiga wilayah ini kesenian tradisional dinilai bisa lestari karena mendapat dukungan dari warga masyarakat melalui Pemerintah Kelurahan, Kecamatan, dan Kelompok Kesenian berbasis komunitas di masing-masing dusun.
ADVERTISEMENT
"Melalui program ini Direktorat Kesenian ingin mengembalikan lagi spirit dan melestarikan kembali kesenian tradisional khususnya teater berbasis tradisi agar dicintai oleh masyarakat. Kemudian bisa lebih komunikatif dan inovatif, serta berlangsungnya kecintaan tersebut juga dirasakan oleh generasi muda millenial saat ini,"katanya. (ari/adn)
PMB UPNVY (adv).jpg
Foto: adv.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan