kumparan
2 Okt 2018 7:21 WIB

Tradisi Wiwitan Awali Rangkain HUT ke-262 Kota Yogyakarta

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menggelar tradisi Wiwitan di Bantaran Sungai Code pada Senin (01/10/2018). Tradisi tersebut menandai awal dari rangkain perayaan HUT ke-262 Kota Yogyakarta. Tradisi Wiwitan merupakan sebuah ritual Jawa sebagai wujud rasa syukur dan terimakasih. Tradisi tersebut dengan melakukan pemotongan tumpeng,dan melaunching logo baru HUT Kota Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
Tradisi tersebut merupakan awal permulaan ragam kegiatan dan festival yang akan mewarnai Kota Yogyakarta di hari jadinya yang ke-262 tahun ini.
Diantaranya, Festival Kopi Malioboro di Jalan Malioboro, Festival 14 Kecamatan Kota Yogyakarta, Wayang Jogja Night Carnival, aksi donor darah bersama di Grha Pandawa Balaikota, Festival Distro di Stadion Kridosono dan masih banyak lainnya.
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengungkapkan hakikat perayaan HUT yang telah menginjak umur yang tua ini merupakan waktu untuk saling instropeksi diri bagi seluruh elemen masyarakat.
“Hakikatnya adalah sebuah event untuk kita melaukan kontemplasi dan instropeksi mawas diri bahwa Kota Jogja sudah beusia 262,” kata Haryadi kepada wartawan usai menggelar Wiwitan, Senin (1/10/2018).
HUT Tahun ini, Haryadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Jogja yang sangat dicintai ini sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Jadilah kita tuan rumah yang baik karena kita kota tujuan wisata. Jadilah mayarakat yang baik untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan kota yang kita cintai bersama ini,” ungkapnya. (Nadhir Attamimi/fra)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan