kumparan
21 Agu 2019 22:57 WIB

Book Binding, Buku Saku Jahitan Karya Mahasiswa Pecinta Seni UM

Sejumlah mahasiswa UM saat membuat Book Binding, rabu sore (21/8). Foto: Rino Hayyu S/tugumalangid
TUGUMALANG-Di tengah semilir angin sore yang berembus, puluhan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) terlihat lesehan di tengah hutan jati kampus, Rabu sore (21/8). Ternyata mereka sedang asyik membuat kerajinan book binding. Kegiatan ini merupakan acara rutinan yang dilaksanakan Organisasi Pecinta Seni FIP UM cukup mengundang banyak perhatian, khususnya mahasiswa baru.
ADVERTISEMENT
Workshop book binding ini terlihat simpel. Tapi kesan yang dihasilkan itu cukup keren. Bisa dikatakan, tren indie membuat kreativitas melejit. Termasuk dalam membuat buku, mereka menjahit lipatan kertas kosong, sehingga bisa dibentuk menjadi sebuah buku saku.
“Ya kalau nggak mau beli buku tulis, kita bisa buat sendiri dengan dijahit,” terang Bambang Suprapto, mahasiswa Bimbingan Konseling (BK) UM. Menurutnya, kreativitas yang seperti ini jarang dilakukan mahasiswa. Padahal dari kegiatan ini, mahasiswa bisa semakin berkreasi dengan apa yang diinginkan. Baik gambar, ukuran, dan desain buku saku itu.
Sejumlah mahasiswa UM saat membuat Book Binding, rabu sore (21/8). Foto: Rino Hayyu S/tugumalangid
Tak hanya itu, acara yang diselenggarakan ini juga sebagai penyambutan mahasiswa baru UM. Siapa tahu, lanjutnya, pembuatan book binding ini bisa menarik mahasiswa untuk menumbuhkan rasa enterpreneurship. Bambang juga menyebutkan ada beberapa merchandise yang diproduksi Opium. Selain itu, Bambang bersama anggota Opium juga berharap jika kriya seperti ini bisa menjadi tren mode untuk mahasiswa. Sebab, harga yang terjangkau dan artistik cocok untuk mahasiswa kekinian yang suka tren indie.
ADVERTISEMENT
Para mahasiswa UM saat membuat book binding, rabu sore (21/8). foto: rino hayyu s/tugumalangid
Penulis : Rino Hayyu S
Editor: Irham Thoriq
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan