News
·
23 Oktober 2020 18:18

Calon Bupati Malang Nomor Urut 2 Siapkan Skema Pesantren Entrepreneur

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang

Tak Hanya Bantuan Operasional

Calon Bupati Malang Nomor Urut 2 Siapkan Skema Pesantren Entrepreneur (34147)
Lathifah Shohib. Foto: dok
MALANG - Masih dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang Nomor Urut 2, Lathifah Shohib - Didik Budi Muljono (Ladub), memiliki program besar dalam mengembangkan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Malang.
ADVERTISEMENT
Menurut Lathifah, sejak adanya undang-undang tentang Pondok Pesantren, maka pengembangan potensi sudah memiliki dasar hukum, sehingga pemerintah daerah harus bisa melakukan pengembangan terhadap keberadaan Ponpes yang ada. Apalagi, inisiator dari UU Pesantren tersebut adalah PKB, sehingga pihaknya punya kewajiban moral untuk menjadikannya program prioritas.
"Tim Paslon Ladub sudah melakukan analisa terhadap UU Pondok Pesantren, termasuk bagaimana porsi pemerintah daerah di dalamnya," ujarnya.
Calon Bupati Malang Nomor Urut 2 Siapkan Skema Pesantren Entrepreneur (34148)
Lathifah Shohib. Foto: dok
Karena itu, lanjut dia, pemerintah harus membantu Pondok Pesantren agar berkembang sesuai dengan kondisi daerah, khususnya di Kabupaten Malang.
Salah satu yang ditekankan Lathifah Shohib adalah dana bantuan operasional dan pembangunan infrastruktur Pondok Pesantren di Kabupaten Malang.
Menurut wanita yang akrab disapa Bu Nyai itu, pemerintah daerah sebenarnya memiliki porsi anggaran untuk melakukan pengembangan Ponpes berdasarkan porsi sesuai aturan hukum yang berlaku. Hanya saja, selama ini Pemerintah Kabupaten Malang masih belum memprioritaskan masalah ini.
Calon Bupati Malang Nomor Urut 2 Siapkan Skema Pesantren Entrepreneur (34149)
Lathifah Shohib (tiga dari kiri). Foto: dok
"Ketika saya analisa masih belum ada keseriusan dari pemerintah daerah untuk arah kesana, yang ada hanya janji-janji saja. InsyaAllah pasangan Ladub kedepan berkomitmen untuk mengembangkan Pondok Pesantren sesuai amanah para Kiai yang diberikan kepada saya dan Pak Didik," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Bu Nyai juga menyasar pada bidang ekonomi Pondok Pesantren. Wanita yang sudah malang melintang di dunia pondok pesantren ini mengaku, sudah menyusun roadmap agar para santri bisa berjaya di bidang ekonomi.
Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan modal usaha bagi pondok pesantren untuk mengembangkan usaha. Tujuannya, tak lain untuk mengembangkan jiwa enterpreneur para santri.
"Pelatihan usaha bagi para santri serta modal sangat penting agar menumbuhkan jiwa enterpreneur mereka sedari dini," imbuhnya.
Diakui Bu Nyai, selama ini sudah banyak santri alumni pondok pesantren yang tumbuh menjadi pengusaha sukses hingga tingkat nasional. Hal ini tak lepas dari dukungan Pondok Pesantren yang juga mengajarkan pola enterpreneur dalam materi belajar.
ADVERTISEMENT
"Kabupaten Malang sangat potensi untuk hal tersebut, sehingga saya dan Pak Didik sudah menyusun Roadmap itu, sudah kami sesuaikan dengan aturan yang ada dan ke depan jika diamanahi menjadi Bupati dan Wakil Bupati, InsyaAllah amanah ini akan kami emban betul-betul," tandasnya.(ads)