kumparan
News28 Desember 2019 19:35

Jadi Percontohan, Menteri Desa Sodorkan Ekowisata Boon Pring ke Jokowi

Konten Redaksi Tugu Malang
abdul halim iskandar-rizal.jpg
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar (kanan) ketika kunjungannya ke tempat ekowisata Boon Pring, Turen, Malang, Sabtu (28/12/2019) (Foto: Rizal Adhi/Tugumalang.id)
TUGUMALANG.ID – Warga Malang Raya patut bangga, setelah Desa Wisata Pujon Kidul sukses jadi percontohan nasional, tempat ekowisata Boon Pring yang terletak di Kecataman Turen, Kabupaten Malang ini bisa jadi menyusul untuk diapresiasi oleh sang Presiden Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
Bagaimana tidak, sebab Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyebut bahwa Boon Pring bakal ia sodorkan sebagai percontohan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Hal tersebut ia sampaikan ketika silaturahmi dan kunjungannya ke Ekowisata Boon Pring, di Malang dalam rangka peninjauan BUMDes, Sabtu (28/12/2019) siang.
“Saya akan sampaikan ke bapak presiden bahwa Ekowisata Boon Pring ini sebagai salah satu desa percontohan BUMDes,” terang Halim.
Selain itu, Halim mengatakan bahwa kunci sukses dari kemajuan Indonesia sebenarnya dimulai dari pembangunan desa.
“Dengan keterlibatan masyarakat, bukan hanya desa mandiri yang akan dicapai, tapi juga desa surga,” imbuh pria 57 tahun tersebut.
Pria berkaca mata ini juga menyampaikan jika partisipasi masyarakat sendiri untuk ikut mengawasi jalannya dana desa sangatlah penting.
ADVERTISEMENT
“Untuk dana desa kita juga ajak komunikasi para tokoh masyarakat untuk ikut mengawasi,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Malang, H. Sanusi juga berjanji pada Menteri Halim Iskandar bahwa pihaknya akan membangun wisata Boon Pring ini menjadi wisata dengan tujuan yang mendidik.
“Ya, bapak menteri sudah menyampaikan dan Kabupaten Malang akan membangun Wisata Boon Pring ini menjadi wisata edukasi,” tutupnya.
Reporter : Rizal Adhi Pratama
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan