News
·
22 September 2020 12:37

Kabupaten Malang Punya Alat Tes PCR, tapi SDM Belum Memadai

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang

Banyak Kendala dalam Pengoperasian Alat Tes PCR di Kabupaten Malang

Kabupaten Malang Punya Alat Tes PCR, tapi SDM Belum Memadai (22024)
Alat tes PCR. Foto: Rizal Adhi
MALANG - Kabupaten Malang telah mempunyai alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Alat yang bertujuan untuk memeriksa ada atau tidaknya RNA virus corona penyebab COVID-19 ini, sudah siap digunakan. Namun sayangnya, ada banyak kendala ditemui.
ADVERTISEMENT
"Mulai Senin (minggu lalu) sudah on air, tapi karena barang baru maka SOP sudah dibuat tapi masih belum maksimal," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Arbani mengatakan, jumlah SDM yang mampu mengoperasikan alat tes PCR hanya sedikit. "Tenaga di RSUD di Kanjuruhan juga masih satu shift, jadi hanya bisa satu running," ungkapnya.
Padahal, kemampuan alat tes PCR bisa mencapai 3 kali running dalam sehari. "Satu running itu kurang lebih 96 sampel. Harapan kami setidaknya dalam satu hari bisa sampai 3 running," inginnya.
Oleh sebab itu, dia dan pihak RSUD Kanjuruhan akan melakukan training untuk menambah jumlah SDM tersebut. "Kita akan lakukan training lagi agar jumlah SDM bisa untuk 3 running," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini menargetkan, alat tes PCR ini bisa dimaksimalkan minggu depan. "Targetnya bisa dijalankan maksimal setelah 2 minggu. Kami masih perlu persiapan juga," ucapnya.