News
·
15 November 2020 14:55

Kompetisi Inovasi Jatim, Kota Malang Raih 2 Penghargaan

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang

Kota Malang Kembali Berprestasi

Kompetisi Inovasi Jatim, Kota Malang Raih 2 Penghargaan (48382)
Kompetisi Inovasi Jatim. Foto: Humas Pemkot Malang
MALANG - Giat berinovasi, rupanya berhasil membawa Kota Malang untuk kembali menorehkan prestasinya di kancah Provinsi.
ADVERTISEMENT
Terbaru, Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, menerima dua penghargaan Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur tahun 2020, di The Singhasari Resort Kota Batu.
Kedua penghargaan tersebut ialah Inovasi Segar Kagemi SMPN 10 Dikbud Kota Malang yang masuk dalam Top 30 dan Inovasi Rumah Diapers dari Puskesmas Polowijen Dinkes Kota Malang dalam Top 45.
Kompetisi Inovasi Jatim, Kota Malang Raih 2 Penghargaan (48383)
Kompetisi Inovasi Jatim. Foto: Humas Pemkot Malang
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Diah Natalisa, menyampaikan apresiasi sembari menyerahkan kedua penghargaan itu secara langsung.
Kompetisi Inovasi Jatim, Kota Malang Raih 2 Penghargaan (48384)
“Jawa Timur adalah gudang dari inovasi pelayanan publik. Dalam catatan kami, dari tahun 2014-2019, terdapat 110 inovasi pelayanan publik dari seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur yang telah masuk ke dalam Top Inovasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB. Paling banyak dibandingkan provinsi lainnya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Diketahui, Kompetisi Kovablik yang digelar sejak tahun 2016 ini, merupakan program strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang inovatif.
Kompetisi Inovasi Jatim, Kota Malang Raih 2 Penghargaan (48385)
Sutiaji (kanan). Foto: Humas Pemkot Malang
Program ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk mempermudah suatu sistem melalui inovasi-inovasi terbaru yang harus diimplementasikan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berpesan kepada seluruh kepala daerah di Jatim, untuk terus meningkatkan inovasi dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi antar OPD.
Termasuk, membuat perencanaan dan menyusun program secara matang. Dengan harapan, inovasi Kota/Kabupaten di Jatim, tak ketinggalan dengan daerah lain.
“Inovasi-inovasi ini yang kita butuhkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Itu yang harus kita lakukan," tegasnya.(Adv/Bagian Humas Setda Kota Malang/HMS).