News
·
7 Januari 2021 13:49

KPK Kembali Geledah Balai Kota Among Tani Kota Batu

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang

Sasar Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu

KPK Kembali Geledah Balai Kota Among Tani Kota Batu (11331)
Petugas KPK di Kantor DPMPTSPTK Kota Batu. Foto: Ulul Azmy
BATU - Penyelidikan dugaan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Batu terus berlanjut. Kali ini, petugas komisi antirasuah ini kembali melakukan penggeledahan di salah satu kantor dinas yang bertempat di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, pada Kamis (7/1/2021).
ADVERTISEMENT
Tampak hari ini, 3 orang petugas dengan rompi logo KPK di punggungnya itu, menggeledah dan mencari sejumlah dokumen di Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu.
Mereka datang dengan pengamanan ketat dari Kepolisian Resort Batu, sejak sekitar pukul 10.00 WIB.
KPK Kembali Geledah Balai Kota Among Tani Kota Batu (11332)
Petugas saat mengamankan pintu masuk menuju Kantor DPMPTSPTK yang sedang digeledah petugas KPK. Foto: Ulul Azmy
KBO Polres Batu, Iptu Ivandi Yudhistira, menegaskan agar semua pihak dilarang mendekati area sterilisasi. "Tidak boleh masuk dulu. Area kami sterilisasi sementara waktu. Jangan mendekat dulu," imbaunya.
Sebelumnya pada Rabu kemarin (6/1/2021), KPK telah menggeledah 3 dinas yakni Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), terkait penyelidikan kasus suap yang menjerat Eddy Rumpoko pada 2017 silam.
Hasilnya, sejumlah dokumen yang diduga adalah barang bukti perkara terkumpul mencapai 5 koper.
ADVERTISEMENT
Seperti dilansir dari Kumparan News, KPK menggeledah 3 kantor dinas di Pemkot Batu, Jawa Timur, yang terletak di Balai Kota Among Tani pada Rabu (6/1) ini.
Penggeledahan ini merupakan pengembangan kasus suap yang menjerat mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. "Iya (pengembangan), sprindik (surat perintah penyidikan) baru," kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (6/1).