kumparan
14 Mar 2019 20:50 WIB

Lost Signal Finding Happiness di Pantai Wediawu

BERSANDING DENGAN ALAM: Sejumlah tenda disediakan di Surf Camp Pantai Wediawu. (Foto: Doli Siregar untuk Tugumalang.id)
TUGUMALANG.ID - Bosan dengan sensasi berwisata di pantai yang begitu-begitu saja? Tempat ini bisa kalian masukkan dalam waiting list. Namanya Pantai Wediawu. Lokasinya ada di Dusun Balearjo Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dari Kota Malang, dibutuhkan waktu tempuh sekitar 2,5 jam untuk tiba disana. Cukup jauh dan menyita energi. Tapi sebanding dengan sensasi yang bisa kalian dapatkan disana.
ADVERTISEMENT
Ada sejumlah wahana yang bisa kalian jajal. Surfing, jetski, snorkeling, hingga mancing juga bisa. Yang belum pernah menjajal sejumlah wahana tersebut tak perlu khawatir. Sebab sejumlah pendamping lokal sudah tersedia disana. Bagi berencana bermalam, disana juga sudah tersedia fasilitasnya. Ada surf camp yang menyediakan sejumlah tenda, lengkap dengan kasurnya. ”Di Malang raya, ini adalah surf camp pertama,” terang Pengelola Surfing Camp Wedi Awu, Adilan Joni Sahab. Dengan sejumlah potensi yang dimilikinya, kini spot itu dilirik Pemkab Malang untuk dikembangkan.
BERSAHABAT: Sejumlah surfer lokal bakal mendampingi pengunjung yang ingin menjajal surfing. (Foto: Doli Siregar untuk Tugumalang.id)
Bantuan bedah 9 rumah sudah dialokasikan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang. ”Warga disana juga masuk kriteria untuk mendapat bantuan bedah rumah,” terang Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. Alokasinya bantuan per rumah antara Rp 15 juta sampai Rp 25 juta. Selain itu, rumah-rumah warga disana juga bakal dilengkapi dengan fasilitas jamban serta septic tank komunal. Budget Rp 10 juta per unit sudah disiapkan DPKPCK.
ADVERTISEMENT
Jika ditotal, ada dana Rp 300 juta yang sudah disiapkan untuk membantu warga di seputar Pantai Wediawu.”Pasarnya di sana lebih banyak ditargetkan untuk wisatawan asing. Karena itu kami sesuaikan juga kebutuhannya, termasuk untuk akses air bersih juga akan kami lakukan pipanisasi sepanjang 1 kilometer,” sambung Wahyu. Agar sejalan dengan misi memaksimalkan wisata, bantuan bedah rumah tersebut juga bakal diarahkan untuk penyediaan homestay bagi wisatawan.
MAIN AIR: Wahana Jetski bisa anda manfaatkan untuk menikmati Pantai Wediawu. (Foto: Doli Siregar untuk Tugumalang.id)
Karakter khas dari lokasi disana juga sudah mendapat sorotan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Awal Februari lalu, delegasi mereka sudah berkunjung kesana. ”Menurut Kemenpar, pantai-pantai di Kecamatan Tirtoyudo ini cocok untuk menunjang konsep nomadic tourism,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara. Konsep tersebut memungkinkan wisatawan tidak berdiam diri di satu tempat. Ada varian tempat lain yang bisa dinikmati dalam satu kunjungan. Itu menjadi nilai plus dibandingkan tempat lain.
PACU ADRENALIN: Karakter ombak di Pantai Wediawu cocok untuk para pemula yang ingin mengenal dunia surfing. (Foto: Doli Siregar untuk Tugumalang.id)
Selain Pantai Wedi Awu, ada Pantai Lenggoksono yang bisa dikunjungi wisatawan. Untuk menjangkaunya hanya butuh waktu hitungan menit saja. Nelayan-nelayan di Wediawu sudah stand by untuk membawa wisatawan yang ingin melihat suasana pantai di Malang selatan. ”Jadinya wisatawan bisa benar-benar menikmati sensasi berlibur dengan suasana alam, tinggal di tenda, dan bisa memilih spot mana yang mereka inginkan untuk beristirahat. Sesuai dengan konsepnya, nomadic tourism,” beber Made. Mendapat support penuh dari Mbois Community, slogan khusus ’Lost Signal Finding Happiness’ diusung. Sesuai slogan tersebut, anda bisa sejenak melupakan rutinitas di tempat kerja, dan menemukan kebahagiaan bersanding dengan alam.
ADVERTISEMENT
Reporter: Irham Thoriq
Foto: Doli Siregar untuk Tugumalang.id
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan