News
·
15 April 2021 15:16

Paripurna LKPJ Wali Kota, Fraksi PDIP Soroti 2 Hal Penting

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Paripurna LKPJ Wali Kota, Fraksi PDIP Soroti 2 Hal Penting (672182)
Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Malang tahun 2020, pada Kamis (15/04/2021).
MALANG- Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Kota Malang soroti berbagai capaian kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tahun 2020. Termasuk ekonomi yang lesu dan meningkatnya angka kemiskinan di Kota Malang.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan oleh Iwan Mahendra, anggota DPRD Kota Malang Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Malang tahun 2020, pada Kamis (15/04/2021).
"Pertumbuhan ekonomi di Kota Malang pada tahun 2019 dan tahun 2020 jauh dari kata memuaskan, karena Kota Malang pernah mencapai pertumbuhan ekonomi diatas 7 persen," kata Iwan Mahendra.
Tak hanya itu, angka kemiskinan juga harus diperhatikan dengan serius lantaran meningkat. "Angka menunjukkan kenaikan 0,37 persen dari 4,07 persen di tahun 2019 dan 4,44 persen di tahun 2020," terang Iwan.
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang tersebut juga mengkritisi kebijakan penanganan banjir yang dinilai belum maksimal.
"Banjir menjadi permasalahan klasik sepanjang tahun 2020, yang memberi isyarat bahwa pembangunan sistem drainase, perumahan, gedung dan aktivitas mitigasi tidak sesuai dengan set plan pembangunan, sehingga banyak titik kota dan perkampungan Kota Malang mengalami banjir bahkan longsor," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Sehingga, pihaknya menyampaikan pandangan dan rekomendasi untuk menyelesaikan permasalahan banjir. Diantaranya perlu adanya perencanaan program yang terukur dan berkesinambungan guna lekas menyelesaikan problematika ini.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Malang, Eko Herdiyanto menambahkan rekomendasi dan pandangan yang disampaikam dalam rapat paripurna tersebut telah melalui kajian dan analisis mendalam.
Utamanya, dalam situasi pandemi yang dinilai perlu adanya sinergitas dan kolaborasi dari berbagai sektor guna mempercepat pemulihan ekonomi.
"Pemerintah Kota Malang harus memiliki strategi yang reformatif untuk mengatasi sektor vital yang terdampak. Terutama ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kesejahteraan sosial dan berbagai sektor vital lainnya," tandas dia. (ads)