Pemkot Malang Mulai Operasikan Isoter SKB Blimbing

Konten Media Partner
17 Februari 2022 15:42
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Kasus COVID-19 Melonjak
Pemkot Malang Mulai Operasikan Isoter SKB Blimbing (54524)
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Malang, Sutiaji meninjau dan mulai mengoperasikan Isoter SKB Blimbing Kota Malang. Foto: Rubianto
MALANG - Isolasi Terpusat (Isoter) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blimbing Kota Malang mulai dioperasikan. Hal ini menyusul adanya lonjakan kasus harian COVID-19 di Kota Malang. Telebih, Isoter RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang juga mulai penuh.
ADVERTISEMENT
"Hari ini sudah siap semua, petugas medis siap, masyarakat juga mendukung, kelurahan, Babinkamtibmas dan Babinsa juga siap menjaga. Maka hari ini saya minta untuk dibuka karena Isoter RS Lapangan juga mulai penuh," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, pada Kamis (17/2/2022).
Dia mengatakan bahwa RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang memang disediakan untuk pasien COVID-19 dari Kota Malang maupun luar kota. Sementara Isoter SKB Blimbing berkapasitas 50 bed ini disiapkan khusus untuk warga Kota Malang.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Di sini untuk pasien COVID-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan. Namun jika memungkinkan yang tidak bergejala kami arahkan untuk isolasi mandiri," ucapnya.
Sutiaji juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya melakukan percepatan dan memperkuat treatment kepada pasien COVID-19 yang ada. Dengan demikian, Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kota Malang bisa ditekan.
ADVERTISEMENT
"Ini grafiknya kasus harian masih naik, tapi prediksi saya akhir Februari akan mulai ada penurunan dan akan sejalan dengan tingkat kesembuhan kita. Kemarinkan ada tambahan 624 kasus tapi yang sembuh ada 480-an orang," bebernya.
Dia menambahkan, pihaknya juga akan berupaya membuka isoter-isoter lain di Kota Malang. Seperti di balai-balai pelatihan milik Kemendagri dan Pemprov Jatim yang ada di Kota Malang.
"Kami masih akan menghubungi dulu pihak Kemendagri karena ada dua balai diklat. Kemudian kami juga akan menghubungi Sekda Jatim dan Gubernur Jatim untuk membuka isoter di Jalan Kawi," tandasnya.(ads)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020