kumparan
19 Maret 2019 12:02

Prihatin Jalan Berlubang, Warga Kota Malang Galang Koin Kepedulian

ilustrasi foto.jpg
Ilustrasi penggalangan koin tahun lalu di Kota Malang. Gerakan serupa segera dilaksanakan karena banyaknya jalan berlubang di kota pendidikan ini.(foto: CGGA for Tugu Malang).
TUGUMALANG.ID - Banyaknya jalan berlubang di Kota Malang tidak serta merta harus ditanggapi dengan hal negatif oleh masyarakat. Sebab, keprihatinan atas lambatnya pemerintah untuk menambal jalan berlubang itu bisa ditanggapi dari sisi positif. Seperti contohnya adalah penggalangan koin untuk menambal jalan yang dilakukan oleh lembaga swadaya masyarakat, Good Governance Activator Alliance (GGAA) ini.
ADVERTISEMENT
Mereka melakukan gerakan bertajuk 'Gerakan Koin untuk Aspal Jalan Berlubang Kota Malang'. Gerakan yang digagas oleh GGAA itu sebenarnya bukan kali pertama ini saja digagas. Sebab, tahun 2018 lalu kegiatan serupa juga diadakan. Hal itu diungkapkan oleh koordinator penggalangan koin, Sudarno.
"Jadi tahun lalu juga sudah. Hal itu dilatari karena kita sangat risih dengan kondisi jalan berlubang di Malang," ungkap pria yang disapa Darno itu.
Ia mengungkapkan bahwa gerakan menggalang koin untuk tahun ini baru dilaksanakan Senin (18/3/2019) kemarin. Itupun, kemarin baru melakukan koordinasi dengan sejumlah penggerak."Ini baru hari ini (Senin) dengan harapan agar jalan berlubang itu bisa segera ditambal," imbuhnya.
Ketika disinggung berapa target pendapatan dari penggalangan itu, menurutnya yang terpenting lubang jalan bisa segera tertangani. "Kakau target ya 20 persen jalan berlubang di Kota Malang ini bisa tertangani. Terutama jalan yang padat," imbuhnya. Sedangkan pada tahun lalu, ia menuturkan bahwa pihaknya bisa membeli 1/4 pikap aspal untuk menambal jalan.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu ia menyinggung bahwa pihak pemerintah Kota Malang tidak bisa menyelesaikan akar permasalahan penyebab jalan berlubang.
"Jadi sebenarnya masalah utama itu drainase yang menyebabkan jalan berlubang. Banyak genangan air yang menyebabkan jalan rusak. Oleh karena itu kami berharap pemerintah agar bisa menyelesaikan akar masalah ini," bebernya.
Ia membeberkan, penggalangan koin ini akan diadakan di persimpangan, pertigaan yang tersebar di Kota Malang.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang tidak bisa bergerak cepat terkait banyaknya jalan berlubang di Kota Malang. Pemerintah beralasan anggaran Rp 1,5 miliar untuk pembenahan jalan berlubang sudah mau habis, karenanya Pemkot akan menambah di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Hanya saja, PAK biasanya baru bisa diselenggarakan pada Agustus-September.
ADVERTISEMENT
Reporter : Gigih Mazda
Editor : Irham Thoriq
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan