kumparan
KONTEN PUBLISHER
16 April 2019 13:45

Sambut Tol Malang-Pandaan, Kota Malang Butuh Rp 3 Miliar

WhatsApp Image 2019-04-15 at 13.04.50.jpeg
Suasana rekayasa lalu lintas di Jalan Ki Ageng Gribik, Kota Malang, sudah mulai sejak senin (15/4),(foto: Ida/Tugu Malang).
MALANG-Pekan ini pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Ki Ageng Gribig menuju Jalan Danau Toba, Kota Malang. Uji coba tersebut dalam rangka rekaya lalu lintas jika Jalan Tol Malang-Pandaan sudah beroperasi.
ADVERTISEMENT
Kepala Dishub Kota Malang, Kusnadi mengungkapkan, selain mengurai kemacetan, hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk melakukan uji coba jalan satu arah untuk exit tol. "Rencananya, akan diberlakukan selama satu bulan. Sore ini, langsung kami evaluasi. Apa yang menjadi kendala dan formula yang diterapkan sudah sesuai atau belum," ucap Kusnadi.,
Menurutnya, supaya lebih efektif, pada kawasan tersebut harus ditambah traffic light. Rencananya, akan diadakan dua buah traffic light yang memerlukan anggaran sekitar Rp 3 miliar."Saya sudah laporkan ke Pak Wali. Kemungkinan akan dimasukkan ke PAK 2019. Kalau ada traffic light, selesai. Tidak macet lagi," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan lain, yakni di Jalan Majapahit. "Sudah kami terapkan, kendaraan tidak boleh belok kiri. Sudah kami patenkan," kata dia.
ADVERTISEMENT
Ke depan, lanjut Kusnadi, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap traffic light di kawasan Jalan Sulfat. "Itu masih macet, akan kami evaluasi. Selebihnya, yang di Jalan Bandung dan Soekarno-Hatta juga sudah kami patenkan. Sudah bisa mengurai kemacetan," tandasnya.
Reporter : Ida
Editor: Irham Thoriq
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan