Pencarian populer

Sederhana, Kerukunan yang Ditunjukan Rumah Ibadah di Malang

Ucapan selamat mengucapkan ibadah puasa di depan Majelis Agung GKJW, Malang.(foto: Irham Thoriq/Tugu Malang).

TUGUMALANG.ID-Memupuk kerukunan bisa dengan cara-cara sederhana. Inilah yang dilakukan sejumlah rumah ibadah di Kota Malang dalam menyambut ramadan kali ini. Sejumlah rumah ibadah membentangkan spanduk ucapan selamat Ramadan bagi umat muslim.

Pembentangan spanduk ini seperti yang terlihat di depan Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Sudanco Supriadi, Sukun, Kota Malang, dan di depan Klenteng Eng An Kiong, Jalan Martadinata, Kota Malang.

Pengajar di Institut Pendidikan Theologi Balewiyata GKJW Malang Pdt Chrysta Andrea M.Th mengatakan, pemasangan spanduk ucapan tersebut adalah, cara sederhana memupuk keruknan di masyarakat.”Setiap tahun memang kami pasang, nanti idul fitri ada lagi spanduk yang kami pasang,” kata Pdt Chrysta kepada wartawan tugumalang.id.

Menurut dia, Majelis Agung GKJW memang selalu menyerukan perdamaian. Bahkan, pihaknya memerintahkan jema’at di gereja jaringan GKJW untuk menyemarakan Ramadan.”Semisal bagi takjil, atau buka bersama,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, kerukunan juga ditunjukan di tempat ini juga ditunjukan dengan program live in di Pondok Pesantren Ngalah, Pasuruan.”Jadi remaja pondok dan remaja dari GKJW akan hidup bersama, menggelar sejumlah kegiatan dalam beberapa hari,” katanya. Rencananya, program ini akan digelar Juni mendatang.

Ucapan menunaikan ibadah puasa di depan Klenteng Eng Ang Kiong.(foto: Irham Thoriq/Tugu Malang).

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Gereja Klenteng Eng An Kiong Rudy Phan,60, mengatakan, ucapan selamat menjalankan ibadah puasa tersebut merupakan bagian dari upaya Klenteng memupuk kerukunan.”Setiap tahun juga kita membentangkan spanduk seperti itu,” kata Rudy.

Selain membentangkan spanduk, kata Rudy, dirinya juga akan bagi-bagi takjil.”Kami akan bagi-bagi takjil di dua minggu terakhir Ramadan, dalam sehari 900 takjil yang akan kami bagikan,” kata dia.

Dana pembuatan takjil itu, diambilkan dari dana kas yayasan.”Pembuatnya ya anggota klenteng, kita bergotong royong menyemarakan Ramadan,” pungkasnya.

Reporter: Irham Thoriq

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.55