kumparan
21 Maret 2019 15:27

Sindir Pemerintah, Warga Malang Galang Koin untuk Jalan Berlubang

IMG_20190321_104512.jpeg
Suasana penggalangan koin untuk menambal jalan, kamis (21/3). Penggalangan ini digelar di depan DPRD dan Balai Kota Malang. (foto: Gigih Mazda/Tugu Malang).
TUGUMALANG.ID - Banyaknya jalan rusak dan berlubang di Kota Malang, Jawa Timur, memantik keprihatinan masyarakat. Sekelompok warga dari Forum Warga Malang Peduli Jalan Berlubang lantas melakukan penggalangan koin untuk menambal jalan.
ADVERTISEMENT
Aksi itu mereka lakukan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dan Balai Kota Malang, pada Kamis (21/3). Mereka terlihat membentangkan spanduk dan juga menyodorkan kotak kardus untuk mengumpulkan dana agar bisa menambal jalan berlubang. Hal itu seakan menjadi sindiran bagi anggota dewan dan juga pemerintah Kota Malang yang lamban dalam memperbaiki kerusakan infrastruktur.
"Kami menggalang koin ini sebenarnya untuk menggugah masyarakat Malang. Bahwa di Malang ini banyak jalan berlubang," kata Wahyu Eko Setiawan, salah seorang peserta aksi.
Ia mengakui, penggalangan koin itu tidak akan mengumpulkan banyak dana untuk menambal jalan. Namun, paling tidak hal itu bisa membuat masyarakat Kota Malang sadar akan bahaya jalan berlubang bagi para pengendara kendaraan dan para pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
Video
Pihaknya mengaku nantinya hasil penggalangan dana tersebut akan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang.
"Saya tahu tidak mungkin bisa mengumpulkan ratusan juta, puluhan juta saja mungkin sulit. Tapi paling tidak kami ingin menumbuhkan kesadaran. Dan nantinya berapa pun yang kami kumpulkan akan kami berikan pada dinas terkait," lanjut Wahyu.
Sementara itu, Sudarno, salah seorang inisiator gerakan ini menambahkan, penggalangan koin untuk jalan berlubang tersebut bukan untuk mengkritisi salah satu pihak atau bahkan ditunggangi kepentingan politik.
"Kegiatan kami ini murni dari individu. Kami juga bukan dari komunitas atau pun organisasi, jadi tidak ada kepentingan politik sama sekali. Kami hanya ingin jalanan ini mulus kembali," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Rencananya, aksi penggalangan itu akan terus dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. "Sebenarnya kami sudah lakukan sejak Senin lalu. Dan kami belum bisa memastikan berapa minggu ke depan, kami hanya ingin masyarakat sadar," katanya.
Reporter: Gigih Mazda Editor: Irham Thoriq
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan