News
·
28 Maret 2021 11:46

Warga Malang Temukan Mortir Diduga Peninggalan Zaman Belanda

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Warga Malang Temukan Mortir Diduga Peninggalan Zaman Belanda (288566)
searchPerbesar
Lokasi penemuan mortir di Jalan Bareng Tenes IV, Klojen, Kota Malang kini sudah digaris polisi. Foto : Polsek Klojen
MALANG - Warga Jalan Bareng Tenes IV, Klojen, Kota Malang menemukan mortir yang diduga adalah peninggalan zaman Belanda, Sabtu (27/3/2021). Diperkirakan, mortir ini sudah mendekam di plafon rumah warga, Fahrul Yunianto selama 20 tahun.
ADVERTISEMENT
Hal ini diungkapkan Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri, bahwa sebenarnya seorang warga pernah menemukan mortir ini 20 tahun lalu. Namun, mortir itu diserahkan kepada saudaranya.
Lalu, saudara penemu ini bukannya menyerahkan mortir ini pada polisi, tapi malah disimpan di plafon rumah milik Fahrul. Hingga 20 tahun kemudian, Fahrul kembali menjumpai mortir ini saat akan hendak merenovasi rumah.
Warga Malang Temukan Mortir Diduga Peninggalan Zaman Belanda (288567)
searchPerbesar
Polisi mengamankan kawasan ditemukannya mortir. (Polsek Klojen)
''Barang diduga mortir ini awal ditemukan orang tua dari M. Ibnu Faris, 20 tahun lebih yang lalu. Ini ditemukan lagi dan diserahkan ke Polsek,'' terang Nadzir, Minggu (28/3/2021).
Diungkapkan Nadzir, mortir ini sudah diperiksa tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim. Uuran barang yang diduga mortir ini diameter 10 sentimeter dan panjang 15 sentimeter. Diduga berasal dari zaman kolonial Belanda.
ADVERTISEMENT
''Barang ini sudah kami amankan agar tidak membahayakan nyawa warga. Kalau dilihat itu seperti peninggalan dari zaman Belanda. Tapi akam dicek dulu karena kondisinya tak berkarat,'' katanya.
Di lokasi kata dia saat ini sudah dipasangi garis polisi. Lebih lanjut, mortir itu akan dimusnahkan atau diledakkan tim Jihandak pada Minggu (28/3/2021) hari ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020