kumparan
23 Mei 2018 16:18 WIB

UrbanAce, Startup Properti Teknologi Pertama di Asia tenggara Dengan O2O Sistem

UrbanAce [PT Puncak Properti Solusindo], usaha rintisan property technology [prop-tech] terintegrasi O2O - Offline dan Online pertama di Asia Tenggara, hadir sebagai platform bagi para agent properti untuk melayani konsumen dalam memasarkan properti. UrbanAce juga menyajikan fitur inovatif yang memungkinkan konsumen dan properti agent mengelola customer journey properti mereka mulai dari beli, interior, sewa dan jual dalam satu aplikasi. Pada awal tahun 2018 ini, UrbanAce telah mencapai pendapatan sebesar 22 Juta USD atau setara dengan RP 286 Miliar, 300 unit lebih dan 300 UrbanAce Ambassador dan kini UrbanAce akan mulai memperluas jangkauannya ke 20 kota lainnya, seperti Surabaya, Malang, Banjarmasin, Semarang, Makassar dan kota-kota lainnya.
ADVERTISEMENT
Kehadiran UrbanAce di dunia properti Indonesia dilatarbelakangi oleh perubahan konsumen dan perkembangan era digital. UrbanAce juga melihat bahwa peluang industri properti akan semakin membaik dan dapat memberikan peluang besar ke properti agent untuk membantu konsumen mendapatkan dan mengelola properti sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Ronny Wuisan, Founder dan CEO dari UrbanAce mengatakan, ”UrbanAce menyajikan fitur inovatif yang memungkinkan konsumen dan UrbanAce Ambasador dengan mudah menjalani customer journey dalam mengelola properti yaitu beli, interior, sewa dan jual. Teknologi yang diterapkan oleh UrbanAce terintegrasi secara online dan offline dan kemitraan dengan Fabelio dan Dizen merupakan langkah kami untuk memberikan yang lebih baik bagi komsumen."
Seiring dengan perkembangan era digital, UrbanAce diluncurkan dengan mengikuti pola konsumen di Indonesia. "Teknologi digital semakin terasa di industri properti dimana dalam hal pengelolaan properti, konsumen lebih memilih proses yang praktis dan cepat," kata Ronny.
ADVERTISEMENT
Selain menggunakan teknologi yang lebih mendekatkan UrbanAce Ambasador dengan konsumen, UrbanAce juga memiliki UrbanAce Academy yang menawarkan pelatihan khusus bagi para UrbanAce Ambasador. Di UrbanAce, para UrbanAce Ambasador dinilai bukan hanya dari penjualan yang terjadi (closing deals), namun juga berdasarkan pada proses dan pelayanan yang rajin serta feedback positif dari konsumen. Para UrbanAce Ambasador yang bekerja keras dan mengikuti prosedur dengan baik dan memberi layanan dengan baik mendapatkan kompensasi, sehingga pendapatan bisa tidak hanya berasal dari komisi.
“Profesi sebagai UrbanAce Ambasador bukan semata jual-beli. Ada unsur saling percaya dan komitmen untuk memberi yang terbaik untuk kenyamanan konsumen. Dengan demikian, kami membuat UrbanAce Academy dan memberi penghargaan untuk mereka yang berupaya keras dan memiliki integritas dan sikap yang baik, sehingga di UrbanAce, ada beberapa UrbanAce Ambasador yang tetap mendapatkan insentif berdasarkan feedback konsumen dan proses kerja keras mereka yang baik dan harus dihargai," Ronny mengakhiri.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·