kumparan
KONTEN PUBLISHER
10 Mei 2019 21:06

Ada Bagian Mayat Koper di Musi Banyuasin yang Disembunyikan di Ranjang

IMG-20190510-WA0092.jpg
Mayat korban mutilasi saat dievakuasi (Dok. Istimewa)
Sebagian tubuh mayat wanita tanpa identitas yang menjadi korban mutilasi di penginapan Sahabat Mulia, Jalan PT Hindoli, RT 05 RW 03, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, ternyata disembunyikan di dalam spring bed, Jumat (10/5).
ADVERTISEMENT
Kasus ini terungkap setelah Nurdin (30 tahun) yang merupakan pengelola penginapan melaporkan jika telah mencium bau busuk dari kamar 06 di tempat korban menginap. Selanjutnya, pihak Kepolisian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.
Saat dievakuasi, tubuh korban yang diangkat dari dalam spring bed sudah dalam kondisi tangan terputus. Bahkan, tubuh wanita ini sudah dalam keadaan membusuk lantaran diduga telah meninggal lebih dari tiga hari.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriadi, mengatakan saat ini mereka telah memeriksa beberapa saksi terkait kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, kamar itu disewa oleh seorang pria inisial DN bersama rekannya.
"Pemesan kamar tanpa menyertakan KTP saat menginap, menurut saksi ada dua orang laki-laki dan satu perempuan, diduga korban," katanya, Jumat (10/5).
ADVERTISEMENT
Supriadi bilang, pria tersebut memesan kamar pada Rabu (8/5/2019). Pria itu sempat keluar membawa satu koper berwarna hitam sembari menelepon dan bertanya harga sewa speed boat.
"Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi melihat laki-laki kembali ke penginapan dengan membawa masuk kembali satu unit koper lagi dari luar. Kasus ini masih kita selidiki," katanya.
Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengatakan telah membentuk tim khusus untuk mengungkap identitas korban dan pelaku dalam kasus tersebut. Tim tersebut terdiri dari Jatanras, Inafis, Puslabfor, dan Forensik Polda Sumsel. Nantinya, tim ini mem-back-up penuh Polres Muba untuk mengungkap kasus tersebut.
"Untuk pertama, kami akan mengungkap terlebih dahulu identitas korban karena harus dipastikan dulu siapa korbannya. Saat ini tim pun telah bekerja," katanya. (jrs)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan