BPJamsostek Bidik Kepesertaan 4 Ribu UMKM Debitur BPR di Palembang

Konten Media Partner
21 Juli 2022 17:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Palembang, Moch Faisal. (ist)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Palembang, Moch Faisal. (ist)
ADVERTISEMENT
BPJamsostek terus berupaya memperluas jumlah kepesertaan. Salah satunya yakni membidik 4 ribu pelaku UMKM yang menjadi debitur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Palembang.
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Palembang, Moch Faisal, mengatakan potensi kepesertaan dari sektor pelaku UMKM masih potensial. Sebab, banyak dari mereka yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Pelaku UMKM ini termasuk pekerja rentan mengalami risiko. Maka dari itu kami menawarkan agar menjadi peserta. Cukup dengan iuran Rp 16.800, mereka akan masuk dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM)," katanya, Kamis (21/7).
Termasuk bagi pelaku UMKM yang menjadi debitur BPR di Palembang. Di mana ketika menjadi peserta mereka akan mendapatkan manfaat yang besar dari iuran yang rendah tersebut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Berkaca dari kredit yang disalurkan BPR setempat. Potensi kepesertaan dari sektor UMKM cukup besar sekitar 4 ribu pelaku usaha," katanya.
Maka dari itu, dalam hal ini BPJamsostek Cabang Palembang menggandeng Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sumsel untuk bekerja sama dalam perluasan kepesertaan sekaligus mensejahterakan pelaku UMKM.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Jenderal DPD Perbarindo Sumsel, Syafril, mengatakan terdapat 14 BPR yang beroperasi di Palembang. Serta 4 BPR yang tersebar di wilayah lain namun masih dalam wilayah kerja BPJamsostek Palembang.
"Kolaborasi ini tentu bisa memberi manfaat tambahan bagi nasabah BPR, dan dari sisi perbankan dapat menjaga kualitas kredit nasabah yang menjadi peserta program," katanya.