Bupati Banyuasin soal Kades Bangun Jalan Pakai Uang Pribadi: Contoh yang Baik

Konten Media Partner
9 April 2022 19:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Banyuasin soal Kades Bangun Jalan Pakai Uang Pribadi: Contoh yang Baik (70392)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Banyuasin, Askolani Jasi. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Seorang kepala desa di Banyuasin Sumsel ini membangun jalan desa sepanjang 4 kilometer pakai uang pribadi. Meski belum genap dua bulan dilantik, gaji pun disumbangkan untuk operasional desa, salah satunya untuk membeli peralatan pembuat batako.
ADVERTISEMENT
Pada video yang beredar di media sosial, kepala desa ini mengaku prihatin atas yang terjadi di desanya yang susah akses jalan. “Iya betul, kurang lebih 4 kilometer, tidak hitung dananya berapa yang penting bisa dipakai masyarakat,” kata M Adam, Kepala Desa Muara Baru, Kecamatan Air Kumbang itu.
Meski tidak mau menghitung-hitung dana yang sudah dikeluarkan, kepala desa ini mengaku masih sangat membutuhkan bantuan dari pemkab, sebab jalan yang dibangun baru bisa dilalui sepeda motor. Dia berharap bisa dicor, sehingga mobil juga bisa melintas.
Dari informasi yang dihimpun Urban Id, desa ini berada di kawasan perairan Sungai Musi, sebagian besar masyarakat menggunakan moda transportasi air dan sepeda motor, dan jarang sekali melintas dengan mobil karena akses desa yang kurang memadai.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penghasilan masyarakat sebagian besar adalah bertani dan berkebun, sementara kepala desa ini memiliki perkebunan di sekitar lokasi, namun ia dikenal masyarakat tidak suka pamer.
Terkait hal ini, Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, memberi respon baik kepada kepala desa. Menurutnya kebaikan hatinya bisa menjadi contoh termasuk kepala desa yang lain, yang tidak selalu menggunakan dana APBD dan juga Dana Desa.
“Kades ini bisa menjadi contoh, sebagai kepala desa yang dipercaya dia membuka jalan bagi masyarakat dengan uang pribadi dan juga gotong royong masyarakat,” katanya.
Askolani bilang, desa ini juga masih membutuhkan beberapa bantuan seperti alat berat dan juga nanti pengecoran. Pihaknya pun akan memberi perhatian untuk dapat menyelesaikan pembangunan jalan Desa Muara Baru.
ADVERTISEMENT
“Kami cek langsung ke lapangan, apa saja yang dibutuhkan, seperti alat berat dan lainnya, agar jalan bisa digunakan masyarakat,” katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020