Bupati Muba Patok Fee 10 Persen dari 4 Proyek, Total Nilainya Rp 2,6 Miliar

Konten Media Partner
16 Oktober 2021 19:15
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Muba Patok Fee 10 Persen dari 4 Proyek, Total Nilainya Rp 2,6 Miliar (117128)
searchPerbesar
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin. (foto: istimewa)
Setelah mengamankan 6 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 4 di antaranya sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek.
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, mengatakan 6 orang yang diamankan tersebut yakni DRA (Bupati Musi Banyuasin), HM (Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin), EU (Kabid SDA dan PPK PUPR), SUH (swasta/direktur PT Selaras Simpati Nusantara), IF (Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan PUPR), MRD (Ajudan Bupati), BR (Staf Ahli Bupati), dan HF (Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan PUPR).
"Mereka diamankan di Muba dan Jakarta pada Jumat (15/10)," katanya, Sabtu (16/10).
Menurutnya, KPK menerima dugaan adanya suap oleh penyelenggara negara yang disiapkan oleh SUH yang nantinya akan diberikan kepada DRA melalui HM dan EU.
Selanjutnya, tim bergerak dan mengamankan HM beserta uang tunai sebesar Rp 270 juta yang dibungkus dalam kantong plastik di Kabupaten Muba. Kemudian tim juga mengamankan EU dan SUH.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, di Jakarta Tim bergerak mengamankan DRA berserta beberapa orang lainnya di salah satu lobi hotel. Dimana juga turut diamankan uang Rp 1,5 miliar dari ajudan DRA.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Berdasarkan pemeriksaan dan bukti yang ada maka status perkara dinaikan menjadi penyidikan, kemudian empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni; DRA, HM,EU, dan SUH.
Bupati Muba Patok Fee 10 Persen dari 4 Proyek, Total Nilainya Rp 2,6 Miliar (117129)
searchPerbesar
KPK saat memberikan keterangan terkait OTT di Kabupaten Muba. (foto: istimewa)
Adapun konstruksi perkara, Pemkab Muba melaksanakan proyek menggunakan dana APBD Perubahan tahun 2021 dan bantuan keuangan Provinsi Sumsel. Dimana dalam pelaksanaanya diuga ada arahan dan perintah dari DRA kepada HM dan EU serta beberapa pejabat lain di Dinas PUPR Muba agar proses lelangnya dapat direkayasa sedemikian rupa.
"Di antaranya membuat list pekerjaan dan telah ditentukan pula rekanan yang akan menjadi pelaksana proyek," katanya.
ADVERTISEMENT
Enentukan persentase fee dari setiap nilai paket proyek pekerjaan di Dinas PUPR. 10 persen untuk dirinya, 3-5 persen untuk HM, dan 2-3 persen untuk EU dan pihak terkait lainnya.
Di Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, perusahaan milik SUH memenangkan 4 proyek. Yaitu rehabilitasi irigasi di Desa Ngulak III senilai Rp 2,39 miliar.
Peningkatan jaringan irigasi di Desa Epil Rp 4,3 miliar, peningkatan irigasi di Muara Teladan Rp 3,3 miliar dan normalisasi Danau Ulak Lia sebesar Rp 9,9 miliar.
"Total komitmen fee dari empat proyek itu yang akan diterima DRA sebear Rp 2,6 miliar. Dimana SUH diduga telah telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada DRA melalui HM dan EU," katanya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020