kumparan
search-gray
News6 November 2019 17:37

Ibu di Palembang yang Masukkan Bayi ke Mesin Cuci Jalani Tes Kejiwaan

Konten Redaksi Urban ID
Screenshot_20191105-171318_2.png
Sutina saat berada di Polresta Palembang. (foto: Dok. Urban Id)
Penyidik dari Satresrim Polresta Palembang telah menetapkan Sutina (36 tahun), sebagai tersangka atas kasus kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan meninggal dunia. Sutina sendiri diketahui merupakan ibu yang memasukkan banyinya sendiri ke sebuah mesin cuci.
ADVERTISEMENT
Kepala Kepolisian Resor Kota Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah, mengatakan tersangka telah ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang. Selain itu, yang bersangkutan juga dibawa ke psikolog untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
"Hasil tes kejiwaan ini penting untuk menentukan proses hukum selanjutnya," kata Didi, Rabu (6/11).
Didi bilang, berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka mengaku tidak berniat untuk membunuh anaknya. Tersangka merencanakan akan menyerahkan anak tersebut ke panti asuhan. Sebab, yang bersangkutan malu akibat hubungan terlarangnya dengan seorang pria.
"Iya kalau pengakuannya seperti itu, jadi dia takut pemilik rumah yang merupakan majikannya tahu, apalagi pacarnya kabur tak tahu ke mana," katanya.
Meski begitu, kata dia, penyidik masih akan mendalami kasus ini dengan memanggil kekasihnya tersebut. Tujuannya untuk meminta keterangan apakah orang yang disebutkan tersangka itu ikut terlibat atau tidak.
ADVERTISEMENT
"Penyidik masih mencoba untuk menggali informasi mengenai pria yang disebutkan tersangka," katanya.
Atas perbuatannya itu, kata Didi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 306 ayat (2) KUHP tentang melakukan perbuatan yang menyebabkan bayi meninggal dunia dengan ancaman 9 tahun penjara. Selain itu, pelaku juga akan dikenakan pasal 80 jonto Pasal 76 C Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan andak dengan ancaman 15 tahun penjara.
"Namun tidak menutup kemungkinan nanti akan dikenakan pasal lainnya mengingat pelaku ini merupakan ibu kandung bayi tersebut," katanya. (jrs)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white