Pencarian populer
PUBLISHER STORY
24 April 2019 23:08 WIB
0
0

Lewat Surat Terbuka, Manajemen Sriwijaya FC Minta Maaf

Logo Sriwijaya FC (Dok. istimewa)

Manajemen klub sepak bola Sriwijaya FC akhirnya buka suara mengenai polemik di tubuh tim berjuluk 'Laskar Wong Kito' tersebut. Terbaru, sebanyak 28 pemain Sriwijaya FC melayangkan gugatan kepada manajemen karena menunggak pembayaran gaji pemain musim 2018 sebesar Rp 2,9 miliar.

Dua pemain Sriwijaya FC, Rangga Pratama dan Berry Rahmanda, didampingi kuasa hukum Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), mendaftarkan pengajuan gugatan tersebut ke Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang, Kamis (25/4).

Melalui surat terbuka, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, memohon maaf kepada para pemain atas belum terselesaikannya sejumlah kewajiban klub kepada pemain.

Berikut surat terbuka dari manajemen Sriwijaya FC yang disampaikan melalui media officer Sriwijaya FC, Kamis (25/4).

Berikut adalah pernyataan PT Sriwijaya Optimis Mandiri terkait pemberitaan yang menyebutkan sejumlah mantan pemain Sriwijaya FC melapor ke PN Palembang terkait tunggakan klub:

1. Kami memohon maaf kepada para pemain tersebut atas belum terselesaikannya sejumlah kewajiban Klub kepada mereka. Namun perlu untuk diketahui, klub sudah melakukan segala upaya untuk menyelesaikannya dengan mendatangi PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Salah satunya, klub telah meminta pencairan dana Sriwijaya FC yang masih belum diselesaikan oleh PT LIB. Kemudian klub juga meminta PT LIB untuk mentransfer langsung sisa tunggakan ke rekening masing-masing pemain.

2. Kami memaklumi apa yang dilakukan oleh para pemain tersebut, dan merupakan hak mereka untuk melakukan gugatan melalui pengadilan.

3. Angka yang tertunggak dibawah Rp 2,9 M dan telah diketahui PSSI dan PT LIB.

4. Terkhusus kepada Rangga dan Berry, yang merupakan putra daerah Sumatera Selatan, klub tentu sangat mencintai mereka. Sriwijaya FC yang mengasuh dan membesarkan mereka sejak usia belasan tahun, hingga akhirnya dipromosikan ke tim senior. Situasi saat ini, seluruh elemen yang mencintai Sriwijaya FC, tentu ada rasa moril atas terdegradasinya klub ke liga 2 dan kini kembali menata tim untuk bangkit.

5. Klub tentu akan selalu membuka pintu komunikasi dengan para pemain dan mengedepankan proses musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Terimakasih.

Wassalamualaikum wr.wb

Faisal Mursyid SH

Sekretaris PT SOM

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33