kumparan
KONTEN PUBLISHER
27 Maret 2020 16:17

ODP dan Tenaga Medis di Sumsel Diprioritaskan Jalani Rapid Test Corona

IMG-20200327-WA0026_2.jpg
Gubernur Sumsel, Herman Deru memberikan bantuan alat kesehatan dan vitamin kepada jurnalis. (foto: istimewa)
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah menerima bantuan 2.400 alat rapid test dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Alat untuk pengecekan virus corona (Covid-19) itu diprioritaskan untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan tenaga medis.
ADVERTISEMENT
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan jumlah alat rapid test yang dimiliki masih sangat terbatas, sehingga penggunaannya akan diprioritaskan bagi warga yang telah masuk ke daftar orang dalam pemantauan (ODP) serta tenaga medis. Baik itu dokter maupun perawat.
"Jumlahnya masih sangat terbatas, maka kita perioritankan bagi yang rentan atau berisiko saja dulu. Seperti ODP dan tenaga medis yang menangani pasien suspect corona," katanya, Jumat (27/2).
Herman Deru bilang, saat ini Dinas Kesehatan tengah menjadwalkan pelaksanaan rapid test tersebut. Sebab, jangan sampai nantinya dapat menyebabkan kerumunan massa yang justru dapat memperbesar potensi penyebaran virus.
"Maka itu, kita lebih memilih pelaksaan rapid test dilakukan menggunanakn sistem drive thru bukan tes secara massal sehingga bisa menghindari potensi keramaian," katanya.
ADVERTISEMENT
Hal itu, kata Herman Deru, berkaca dari pelaksanaan rapid test secara masalah yang telah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Meski menerapkan pola jaga jarak, namun tetap sulit untuk menghindari risiko potensi keramaian.
"Selain alat rapid test ini, kita juga akan membagikan hand sanitizer dan vitamin kepada masyarakat secara gratis," katanya. (jrs)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan