News
·
5 Mei 2021 19:30

Penyebaran Kasus COVID-19 di Sumsel Naik Signifikan

Konten ini diproduksi oleh Urban Id
Penyebaran Kasus COVID-19 di Sumsel Naik Signifikan (172522)
Swab test COVID-19. (Foto: Ary Priyanto/Urban Id)
Penyebaran virus corona (COVID-19) di Sumatera Selatan (Sumsel) naik signifikan, sedikitnya 100 hingga 120 warga Sumsel setiap harinya terkonfirmasi positif COVID-19. Kenaikan kasus COVID-19 ini naik hingga 65 persen dibanding sebelum Ramadhan.
ADVERTISEMENT
Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes Sumsel), Yusri, membenarkan kenaikan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumsel mencapai 65 persen. Sebelum Ramadhan jumlah kasus per hari mencapai 40 hingga 50 orang.
“Bisa dibilang kenaikan hingga 65 persen sejak dua hari terakhir, namun kondisi ini terjadi tidak hanya di Sumsel, beberapa daerah juga mengalami hal yang sama,” kata Yusri, Rabu (5/5).
Yusri bilang, kasus COVID-19 di Sumsel paling banyak karena tingginya aktivitas masyarakat sejak pertengahan April 2021. Tidak menerapkan protokol kesehatan menjadi pemicu mudahnya tertular COVID-19.
Aktivitas masyarakat yang tinggi menimbulkan kerumunan, sehingga berdampak pada tidak disiplinnya penerapan protokol kesehatan. “Sumsel pada urutan ke 14 tertinggi di Indonesia, jadi bukan 10 besar,” katanya.
ADVERTISEMENT
Yusri bilang, kondisi ini sulit dihindari jika masyarakat belum menyadari betul akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Kesadaran tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk lingkungan dan keluarga.
Pihaknya mengakui, tinggi aktivitas masyarakat terutama di Palembang, tidak hanya dilakukan oleh penduduk lokal, namun juga aktivitas masyarakat antar kabupaten dan kota di Sumsel. Mendekati lebaran, kondisi ini diperkirakan akan meningkat.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih peduli dan benar-benar menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah pun saat ini terus melakukan pembatasan dengan berbagai kebijakan,” katanya. (aab)