News
·
13 Juli 2021 18:40
·
waktu baca 1 menit

Puluhan Massa di Palembang Protes PPKM Mikro: Susah Cari Nafkah

Konten ini diproduksi oleh Urban Id
Puluhan Massa di Palembang Protes PPKM Mikro: Susah Cari Nafkah (315882)
searchPerbesar
Massa menggelar aksi protes PPKM mikro di Palembang. (Abdul Toriq/Urban Id)
Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Palembang mendapatkan protes dari puluhan massa yang mengatasnamakan 'Barisan Rakyat'.
ADVERTISEMENT
Aksi protes itu disampaikan dalam demo yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumsel. Massa menilai, PPKM mikro justru memberatkan masyarakat kecil, Selasa (13/3).
Ketua Aksi, Carma, menyebut kebijakan PPKM mikro yang berlaku di Palembang memberatkan masyarakat kecil mencari nafkah. Sebab, aktivitas maupun tempat usaha dibatasi sampai pukul 17.00 WIB.
"Dagangan kami dibatasi sampai jam 5 sore. Tapi pemerintah tidak memberi solusi agar biaya sehari-hari bisa terpenuhi selama PPKM ini," katanya.
Sementara di sisi lain, masih banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan dalih iuran keamanan dan kebersihan yang memberatkan pedagang setiap hari.
"Jadi jangan buat kebijakan kalau tidak ada solusinya. Kalau begini bisa mati kelaparan," katanya.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkot Palembang dan menyampaikan masukan dalam aksi demo tersebut.
ADVERTISEMENT
Terkait bantuan sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19, Deru mengaku pemerintah saat ini juga tengah mengalami kesulitan keuangan mengingat pemasukan negara berkurang dratis.
Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus inovatif dengan memikirkan ekonomi dan kesehatan dapat berjalan beriringan. Sementara mengenai oknum yang melakukan pungutan liar akan segera ditindak tegas. (Aab)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020