News
·
21 Oktober 2020 15:34

Sopir Taksi Online di Palembang Dikeroyok Sejumlah Orang dalam Kantor Polisi

Konten ini diproduksi oleh Urban Id
Sopir Taksi Online di Palembang Dikeroyok Sejumlah Orang dalam Kantor Polisi (127567)
Ilustrasi pengeroyokan. (foto: Shutterstock)
Indra (40 tahun), seorang sopir taksi online di Palembang menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang tidak dikenalnya. Peristiwa itu pun terjadi di dalam halaman kantor polisi.
ADVERTISEMENT
Dihadapan petugas SPKT Polrestabes Palembang, Indra yang tercatat sebagai warga Desa Bukit, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, ini mengaku peristiwa itu terjadi Rabu (21/10) sekitar pukul 00.15 WIB.
Awalnya, korban yang berprofesi sebagai sopir taksi online ini menadapatkan orderan dari seorang wanita di Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU 1, Palembang. Kemudian yang bersangkutan minta diantarkan ke sebuah kafe yang berada di Jalan Kolonel H. Burlian.
Setibanya di tempat tujuan, wanita itu kemudian minta diantarkan kembali ke Yaktapena 1, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU 1 Palembang. Namun, saat di TKP tiba-tiba ada sejumlah pria yang datang dan langsung memukuli mobilnya.
"Saya mencoba menyelamatkan diri dengan menjauh dari lokasi. Saat itu mobil saya juga sempat menabrak motor-motor mereka dan penumpang saya turun," katanya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, ternyata sejumlah pria yang tidak dikenalinya itu terus mengikuti mobilnya menggunakan motor. Saat itu, Indra pun berinisiatif meminta pertolongan dengan masuk ke halaman Mapolrestabes Palembang.
"Saat saya keluar dari mobil dan mau minta tolong polisi. Ada 4 orang yang tetap mengejar dan langsung mengeroyok saya," katanya.
Tak lama kemudian, karena melihat ada petugas yang mendekat, para pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan kendaraannya. Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian kepalanya sehingga langsung dibawa ke RS Bari Palembang.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan yang dialami korban. Menurutnya kasus itu kini tengah ditangani Unit Reskrim Polrestabes Palembang.
"Kasusnya saat ini telah ditindaklajuti unit Reskrim," katanya.
ADVERTISEMENT