kumparan
KONTEN PUBLISHER
14 Februari 2020 20:01

Transaksi Saham di Sumsel Melonjak Hingga Rp 17,4 Triliun

saham d.jpg
Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang Hari Mulyono. (Foto. Reno Saputra / Urban ID)
Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Palembang mencatat tahun 2018 total transaksi pasar saham di Sumatera Selatan sekitar Rp9 triliun, namun pada tahun 2019, BEI mencatat angka transaksi mencapai Rp17,4 triliun.
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang Hari Mulyono mengatakan, selama tiga tahun terakhir tercatat selalu diatas 100 persen baik itu transaksi maupun jumlah investor. Pertumbuhan investor baru (SID) 106 persen, diperkirakan factor dari program nabung saham.
“Ada penambahan 5.959 investor baru tahun lalu, dan ini menurut kami sangat luar biasa. Masyarakat Sumsel saat ini sudah mulai melek investasi khsusunya di pasar modal," kata Hari, Jumat (14/2).
Pertumbuhan investasi pasar saham di Sumsel memang masih didominasi di Kota Palembang yang hampir menguasai 70 persen. Namun bukan berarti kabupaten kota tidak memiliki kontribusi. Dari data BEI beberapa kabupaten kota masyarakatnya sudah mulai melek dan tertarik berinvestasi di pasar saham seperti OKU, Banyuasin, Muba dan Muara Enim.
ADVERTISEMENT
“Kota Palembang investor mencapai 14.006 disusul muara enim 1.191, Oku 856 banyuasin 545, dan Muba 465 investor,” katanya.
Lompatan terjadi karena kemudahan dalam membuka rekening efek yang diberikan oleh BEI. Bursa juga sudah bekerjasama dengan penggunaan data dari tabungan rekening di bank untuk membuka rekening efek. (eno)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan