Konten Media Partner
Viral Bocah di Palembang Dikurung Temannya di Gudang Masjid
4 November 2025 16:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Viral Bocah di Palembang Dikurung Temannya di Gudang Masjid
Anak di Palembang diduga dikunci temannya di gudang masjid hingga alami trauma. Kasus di Sematang Borang ini tengah ditangani perangkat RT dan warga setempat. #publisherstory #urbanidUrban Id

ADVERTISEMENT
Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak ditemukan terkunci di dalam gudang masjid di kawasan Sematang Borang, Jalan Padat Karya, Palembang.
ADVERTISEMENT
Salah satu warga yang pertama kali menemukan dan merekam video yang berdurasi sekitar satu menit itu, menuturkan, anak tersebut terkunci sendirian di gudang selama kurang lebih satu jam. Ia kemudian segera memanggil warga sekitar untuk memastikan keamanan anak tersebut.
“Saya lihat anak itu sendirian di dalam gudang, kuncinya sebenarnya ada di situ, tapi saya panggil warga dulu karena bukan daerah saya. Saya takut ada apa-apa,” ujar dia saat merekam video tersebut.
Setelah warga datang dan memastikan kondisi anak tersebut aman, barulah diketahui bahwa kejadian itu diduga ulah teman-temannya sendiri. Anak diketahui berinsial SK (10) mengaku dijebak dan dikunci oleh teman sebaya saat bermain di sekitar masjid.
“Dia bilang dijebak teman-temannya. Kasihan, waktu keluar mukanya pucat dan keringat dingin,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Ketua RT 30, Muhammad Ilham, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti kejadian ini agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Kejadiannya sebenarnya berlangsung singkat, hanya beberapa menit. Tapi karena menyangkut anak-anak, kami tetap anggap ini serius. Semua pihak sudah kami panggil untuk klarifikasi,” ujarnya.
Ilham menegaskan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait untuk memastikan kronologi sebenarnya.
“Kami ingin memastikan ini bukan tindakan perundungan,” kata dia.
Sementara itu, orang tua korban, Ardiansyah Nugraha, mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah melihat video yang beredar di media sosial.
“Saya baru tahu dari video yang viral. Saya ingin dengar dulu penjelasan dari anak saya secara langsung, baru kami tentukan langkah selanjutnya,” ujar Ardiansyah.
ADVERTISEMENT
