Polda Metro Jaya Membubarkan Massa Reuni 212 di Jakarta

Mahasiswa Semester awal Di UIN Jakarta
Konten dari Pengguna
11 Desember 2021 16:55
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Nur Azmi Aditya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Polda Metro Jaya Membubarkan Massa Reuni 212 di Jakarta (57041)
zoom-in-whitePerbesar
foto/ilustrasi/dokumen pribadi
ADVERTISEMENT
Mungkin kita ketahui, rencana awal reuni 212 akan digelar di kawasan Monas, Jakarta. Namun, Polda Metro Jaya dengan tegas tidak memberikan izin atas kegiatan tersebut, karena mengantisipasi adanya gelombang Covid-19 baru jika ada kegiatan keramaian.
ADVERTISEMENT
Walaupun acara itu tidak diberi izin oleh pihak kepolisian, tetapi masih ada kelompok massa yang tetap melaksanakan reuni 212 di sekitaran Sarinah, Jakarta Pusat bahkan kelompok tersebut sempat berorasi. Pihak aparat pun sudah membubarkannya.
Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membenarkan jika ada kelompok massa yang sempat bergerak dan juga melakukan orasi.
"Iya, tadi ada sekelompok massa yang bergerak dari kawasan Budi Kemuliaan, Tanah Abang ke jalan Kebon Sirih. Kemudian mereka melaksanakan orasi di persimpangan Kebon Sirih, Thamrin," ucap Sambodo ke wartawan, Kamis (2/12/2021)
Mungkin polisi khawatir massa akan bertambah banyak, maka aparat langsung memutuskan untuk membubarkannya. Polisi membubarkan dengan cara mengimbau massa untuk meninggalkan lokasi.
"Karena dikhawatirkan akan menambah jumlah massa dan menggangu lalu lintas, kita imbau untuk tinggalkan lokasi kebon sirih," ungkap Sambodo.
ADVERTISEMENT
Sambodo juga menyebutkan bahwa massa tidak melakukan perlawanan dan mau kooperatif saat diimbau untuk membubarkan diri oleh aparat.
" Alhamdulillah mereka kooperatif dan massa langsung bergerak untuk membubarkan diri," kata Sambodo.
Seorang partisipan reuni 212 membenarkan jika acara reuni hanya sebentar karena memang tidak ada izin dari kepolisian dan juga aparat polisi langsung membubarkan acara tersebut.
"Iya mas, kita tadi baru berorasi dan langsung diimbau polisi untuk membubarkan diri," ungkap Indra selaku partisipan reuni 212 tadi.
Akhirnya kelompok massa tersebut bergerak bubar dan situasi menjadi kondusif kembali. Mungkin jika ingin mengadakan demo atau aksi harus ada izin dari pihak kepolisian, yaitu agar acaranya berjalan aman. Untuk kondisi sekarang ini seharusnya jangan ada demo atau aksi yang menimbulkan keramaian dulu karena masih suasana pandemi, takutnya akan ada gelombang baru Covid-19.
ADVERTISEMENT
Saya ingin cerita terkait PPKM yang ada di Jakarta, pada bulan November kemarin PPKM di Jakarta masih berstatus level 1, tetapi di awal bulan Desember ini naik menjadi level 2 karena ada peningkatan kasus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Mungkin hal ini yang ditakutkan pemerintah jika ada keramaian seperti demo ataupun kegiatan lainnya yang menimbulkan keramaian. Maka dari itu kita seharusnya menaati peraturan yang ada agar pandemi ini cepat berakhir dan semua kembali normal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020