Pencarian populer

Begini Cara Benar Mendaftar Asuransi Usaha Tani

Photo Credit: Pexels

Asuransi Usaha Tani Padi atau biasa juga dikenal dengan istilah AUTP merupakan program yang digalakkan pemerintah Indonesia. Sesuai dengan namanya, perlindungan yang diberikan oleh program asuransi ini ditujukan secara khusus untuk petani yang memiliki tanaman padi serta jenis hortikultura lainnya. Bagi Anda yang masih ragu untuk mendaftar Asuransi Usaha Tani Padi, perlu diketahui bahwa program ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 40 Tahun 2015.

Bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan bagi petani Indonesia, biaya premi yang perlu Anda bayarkan sudah mendapat subsidi secara langsung dari pemerintah pusat dengan mengalokasikan sejumlah dana APBN. Tertarik menjadi bagian dari program Asuransi Usaha Tani Padi? Begini cara mendaftar yang perlu Anda ikuti satu per satu.

Syarat dan ketentuan yang berlaku

Pada dasarnya, mendaftar Asuransi Usaha Tani Padi terbilang cukup mudah. Sebagai syarat utama, Anda harus bergabung terlebih dulu dengan salah satu kelompok tani. Kelompok tani ini umumnya terdiri dari para petani dan peternak yang memiliki visi dan misi sama. Tidak tanggung-tanggung, kelompok tani ini umumnya baru bisa dinyatakan resmi dibentuk jika telah mendapatkan surat keputusan dari Kementerian Pertanian.

Pasalnya, melalui surat keputusan itulah kinerja suatu kelompok tani akan dinilai dan dievaluasi. Penilaian ini dilakukan berdasarkan SK Mentan No. 41/Kpts/OT.210/1992. Pemberdayaan para petani Indonesia melalui kelompok-kelompok tani diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan terkait pengadaan sarana produksi hingga strategi pemasaran yang tepat.

Manfaat perlindungan yang diberikan

Asuransi Usaha Tani Padi mampu memberikan manfaat perlindungan atas kerugian petani dari kegagalan panen, baik yang disebabkan oleh bencana alam maupun serangan hama. Termasuk bencana banjir bandang hingga gempa bumi. Sementara hama yang dimaksud mencakup wereng cokelat, walang sangit, tikus, penggerek batang, dan ulat grayak. Lebih lanjut, asuransi ini juga memberi jaminan kerugian atas gagal panen akibat penyakit tanaman, seperti penyakit blas, kerdil rumput, kerdil hampa, tungo, dan busuk batang.

Cara mendaftar Asuransi Usaha Tani Padi

Setelah bergabung dalam sebuah kelompok tani dan memahami manfaat jaminan kerugian yang didapat dari program Asuransi Usaha Tani Padi, maka Anda bisa segera mendaftarkan diri. Namun, waktu pendaftaran biasanya paling lambat berlangsung 30 hari sebelum musim tanam dimulai. Untuk mendaftarkan diri, Anda juga akan mendapat pendampingan khusus dari petugas UPTD Kecamatan serta PPL.

Biaya-biaya yang perlu dipersiapkan

Seperti yang sudah dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 40 Tahun 2015 bahwa sebagian premi asuransi pertanian akan ditanggung oleh pemerintah Indonesia, maka Anda tidak perlu khawatir tentang biaya-biaya yang perlu dipersiapkan. Anda hanya akan diminta membayar premi sebesar 20% proporsional atau kurang lebih Rp36.000 per hektar sawah di setiap musim tanam.

Tentu saja, sebagai petani Indonesia yang aktif berkontribusi dalam memberikan hasil panen terbaik akan sangat terbantukan dengan adanya Asuransi Usaha Tani Padi. Terlebih hingga di tahun 2019 ini biaya premi AUTP hanya dibebankan sebesar 3% saja, sementara subsidi yang diberikan pemerintah mencapai 80% per hektar sawah di setiap musim tanam yang ada. Dengan begitu, Anda tidak perlu takut merugi ketika terpaksa harus gagal panen akibat bencana alam, serangan hama, maupun penyakit tanaman.

Asuransi Usaha Tani Padi sangat melindungi para petani dari sisi keuangan serta menaikkan posisi petani di dalam sektor agribisnis. Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda!

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63