Pencarian populer

Musim Panen Raya 2019 Bawa Berkah bagi UPJA Jawa Tengah

Photo Credit: Pixabay
Apa itu UPJA? UPJA merupakan singkatan dari Usaha Pelayanan Jasa Alsintan. UPJA yang juga merupakan lembaga ekonomi di pedesaan bergerak di bidang pelayanan jasa dan berfungsi mendorong optimalisasi penggunaan alsintan untuk memperoleh keuntungan usaha. UPJA di Indonesia melayani jasa alsintan bagi sejumlah keperluan, mulai dari pra panen, panen, hingga pasca panen. Sebagai lembaga ekonomi di pedesaan, UPJA yang berkembang tentu juga membawa dampak positif bagi masyarakat dan kondisi ekonomi di pedesaan itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Kabar baiknya, musim panen raya 2019 kali ini membawa berkah bagi UPJA Jawa Tengah. Tertarik mengetahui informasi selengkapnya? Yuk, simak informasi di bawah ini!
Peningkatan jumlah pengguna jasa Alsintan
Musim panen raya 2019 kali ini membawa berkah bagi UPJA Jawa Tengah karena terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa Alsintan. Peningkatan yang cukup tajam tersebut membuat Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy optimis bahwa petani Indonesia memiliki kesempatan yang cukup terbuka lebar untuk memperoleh penghasilan tambahan jika alsintan dapat dikelola dengan baik.
Keberhasilan UPJA
Kinerja UPJA dalam mengelola alsintan cukup mengesankan, mengingat tingkat keberhasilannya di sejumlah daerah Indonesia cukup besar. Salah satu UPJA bahkan berhasil memperoleh Rp46 juta sebagai hasil dari sewa alsintan ke petani dalam waktu singkat, yakni dua bulan saja. Dengan begitu, tidak berlebihan bila indeks pertanaman (IP) dapat mengalami pertumbuhan yang baik dan signifikan apabila alsintan dapat dikelola secara maksimal.
ADVERTISEMENT
Manfaat pengelolaan alsintan yang baik
Apa saja manfaat yang bisa didapat petani apabila alsintan yang dikelola oleh UPJA berjalan dengan baik? Cukup banyak. Mengenai IP petani yang sudah disebutkan sebelumnya, alsintan mampu mendorong IP petani dari awalnya 2 kali per tahun menjadi 3 kali pertahun. Di samping itu, alsintan yang dikelola dengan baik juga mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Dengan begitu, alsintan akan memberi penghasilan tambahan yang cukup bisa diandalkan bagi poktan.
Keberhasilan UPJA
Keberhasilan UPJA bukan hanya dibibir saja, namun sudah terbukti di lapangan. Salah satunya terlihat melalui UPJA Taju Jawa, di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tahun 2019 ini, musim panen membuat UPJA Taju Jawa mendapat pesanan dalam jumlah besar. Banyak petani menyewa combine harvester dan memberikan hasil lumayan yang dianggap sebagai berkah jelang Ramadan dan bekal Lebaran.
ADVERTISEMENT
Selain itu, UPJA Taju Jawa berhasil mendapatkan penghasilan kotor tidak kurang dari Rp45 juta-50 juta per musim panen yang dihasilkan dari kegiatan penyewaan combine harvester. Keberhasilan UPJA Taju Jawa sendiri sudah dapat diprediksi karena sejak tahun 2012 UPJA tersebut memang telah mampu menyewakan alsintan termasuk combine harvester kepada petani di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Jawa Tengah.
Hingga kini, manajemen UPJA Taju Jawa secara konsisten tetap fokus menyewakan alsintan kepada petani di Kecamatan Prambanan dan sekitarnya. UPJA Taju Jawa menjalankan aktivitas sewa alsintan yang memang diarahkan terhadap petani kecil dengan lahan yang tidak luas. Oleh karena itu, alsintan yang digunakan juga disesuikan dengan luas lahan petani. Tidak hanya untuk membantu, penyewaan alat alsintan juga dimaksudkan untuk mengenalkan mekanisasi pertanian.
ADVERTISEMENT
Itulah informasi seperti musim panen raya 2019 yang membawa berkah bagi UPJA Jawa Tengah. Dengan pengelolaan alsintan yang semakin baik, diharapkan tidak hanya UPJA Jawa Tengah yang mampu mendapatkan manfaat yang besar, namun juga semua UPJA lainnya di Indonesia.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80