Pencarian populer

Produksi Pertanian Melimpah Cegah Inflasi Harga Pangan

Photo Credit: Pexels
Produksi pertanian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang membaik. Hal ini dikarenakan adanya intensifikasi program pertanian pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Intensifikasi dan meningkatnya produksi pertanian tersebut juga memberikan kontribusi pada penurunan inflasi.
ADVERTISEMENT
Hal ini dapat dilihat sejak tahun 2013 lalu inflasi bahan pangan menurun secara bertahap. Bahkan sampai periode Februari 2019 lalu, produksi pertanian masih beperan penting dalam menurunkan laju inflasi. Lalu, apa saja faktor yang mendukung produksi pertanian sehingga menekan inflasi tersebut?
Komoditas pemberi kontribusi
Meningkatnya produksi pertanian tidak terlepas dari membaiknya kualitas komoditas pertanian dan pangan di hampir setiap wilayah di Indonesia. Pada bulan Februari 2019 lalu semisalnya, beberapa komoditas berhasil menyumbang deflasi dengan tren positif. Hal ini sangat nampak pada stabilnya harg daging ayam ras dan telur. Komoditas pangan ini harganya turun dikarenakan harga jagung pakan yang juga turun, kemudian dibarengi dengan adanya panen raya komoditas jagung di tanah air.
ADVERTISEMENT
Bahkan komoditas jagung mengalami penurunan angka impor dari 3.2 juta ton pada tahun 2014 lalu. Maka tidak heran jika para petani jagung patut berbangga karena selain sebagai komoditas pengendali inflasi, jagung juga menjadi komoditas ekspor unggulan.
Sebagai contohnya, di tahun 2018 pemerintah telah berhasil mengekspor komoditas jagung sebanyak 380 ribu ton. Selain itu komoditas produksi pertanian yang juga turut berkontribusi dalam mencegah inflasi adalah bawang merah, cabai rawit, wortel, jeruk hingga ikan segar.
Pemberantasan hama tertangani dengan baik
Sampai saat ini hama dan penyakit menjadi ancaman utama para petani di Indonesia. Di samping itu, adanya bencana alam seperti banjir memang tidak bisa dipungkiri dapat berpengaruh pada hasil panen. Pada musim hujan contohnya. Tidak hanya mengakibatkan banjir saja, tetapi juga berpotensi meningkatkan hama penyakit. Sehingga mempengaruhi kualitas produksi pertanian dan pasokan menjadi minim serta bisa mempengaruhi harga di pasaran.
ADVERTISEMENT
Hal ini seperti yang terjadi pada 4-5 tahun sebelumnya. Dimana pada masa-masa musim penghujan seolah menjadi masalah dalam budidaya produksi pertanian. Kini, masalah tersebut sudah mulai bisa tertangani dengan baik melalui program berkelanjutan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian.
Pendekatan yang digunakan dalam pemberantasan hama dan penyakit ini di antaranya melalui penggunaan teknologi terkini dan pemilihan bibit unggul yang ditanam pada lahan pertanian produktif. Upaya penanggulan hama dan penyakit tersebut nampaknya berjalan efektif. Dengan demikian dapat membuat harga pangan semakin terkendali dengan karena produksi pertanian yang melimpah.
Meningkatnya daya beli masyarakat
Selain melimpahnya produksi pertanian, meningkatnya daya beli masyarakat produk pertanian juga membuat inflasi dapat ditangani dengan baik. Keberhasilan produksi pertanian yang melimpah membuat masyarakat memiliki pilihan yang beragam dalam membeli kebutuhan konsumsi sehari-hari. Seperti beras, sayuran, buah dan komoditas pertanian lainnya.
ADVERTISEMENT
Hal ini mungkin sangat berbeda jika produksi pertanian menurun ataupun memiliki kualitas yang menurun. Pada kondisi tersebut, masyarakat dihadapkan pada pilihan yang minim untuk produk pertanian konsumsi. Akhirnya, nilai inflasi mengalami peningkatan dan kelangkaan beberapa komoditas pangan di beberapa wilayah. Kelangkaan maupun minimnya produksi pertanian yang dikarenakan kualitas yang buruk akan berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.
Membaiknya produksi pertanian dari beberapa sektor maupun komoditas pertanian dalam mencegah inflasi menunjukkan program pertanian yang dicanangkan Kementerian Pertanian sudah tepat.Inilah yang pada akhirnya turut memberikan andil dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dari sektor pertanian. Mengingat Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia hingga saat ini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85