Waktunya Adalah Sekarang

Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang
Konten dari Pengguna
10 Mei 2022 11:29
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Veronika Maria Christianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Waktu akan terus berputar (Foto oleh Krivec Ales dari Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Waktu akan terus berputar (Foto oleh Krivec Ales dari Pexels)
ADVERTISEMENT
Waktu yang sudah terlewat, tidak ada yang bisa mengembalikan. Padahal kita sudah mengetahui bahwa Tuhan memberikan waktu kepada kita untuk melakukan sesuatu yang dapat memuliakan nama Tuhan. Oleh karena itu, waktunya adalah sekarang untuk memberikan yang terbaik untuk Bapa di Surga. Ketika kita memberikan waktu yang terbaik untuk Tuhan maka dalam hidup ini akan melihat hadirat Tuhan tercurah dan ketika Tuhan hadir maka akan tersedia kemenangan yang sudah Tuhan janji kepada kita.
ADVERTISEMENT
Firman Tuhan sering meminta kepada kita untuk mempergunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin karena hari - hari ini adalah jahat. Jangan sampai iblis mencuri kemuliaan dalam kehidupan saudara. Tuhan menginginkan kita sebagai anak untuk menggunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan, ketika waktunya Tuhan datang dalam dunia ini kita sudah siap untuk terangkat ke dalam Surga dan siap untuk bertemu dengan Tuhan di dalam dunia. Oleh karena itu, mari hidup dengan menghargai waktu yang sudah di berikan dan tidak membuang waktu untuk hal yang tidak penting atau dosa.
Menurut Alkitab, ada beberapa tindakan yang dapat kita lakukan untuk menghargai waktu yang sudah Tuhan berikan, yaitu :
ADVERTISEMENT
  1. Menggunakan waktu dengan baik karena hari-hari ini adalah jahat (Efesus 5 : 16). Melalui Firman Alkitab meminta kepada kita untuk menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk terus memuliakan nama Tuhan. Untuk itu, hidup kita harus di isi dengan firman Tuhan.
  2. Jangan menunda waktu untuk bertobat (Lukas 13 : 6-9). Jangan menunda pertobatan serta menyadari keselamatan terletak pada hasil buah - buah dalam kehidupan ini. Perlu diingat bahwa pertobatan merupakan hasil karya Roh Kudus. Oleh karena itu, buka hidup dan juga hati kita untuk mau di koreksi oleh Roh Kudus. Sekarang waktunya untuk meninggalkan kehidupan yang lama karena Tuhan sudah memberikan kesempatan kepada kita.
  3. Menggunakan waktu untuk mencapai kedewasaan rohani (Ibrani 5 : 13 - 14). Orang yang dewasa rohani, tidak akan mudah tersinggung apabila di tegur melalui Firman Tuhan yang keras karena sudah mencintai Firman Tuhan. Apabila kita di tegur melalui Firman harusnya kita bersyukur karena Tuhan sudah mengasihi dan juga menyelamatkan kita. Tuhan mendidik dengan cara yang keras supaya kita tidak binasa dan jatuh ke dalam dosa.
ADVERTISEMENT
Sebagai kesimpulan, jika Tuhan masih memberikan kesempatan untuk menatap hari esok maka ini adalah waktunya yang tepat untuk berlaku bijak dan tidak lagi berlaku bebal. Tuhan memberkati
Penulis :
Veronika Maria Christianti
(Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020