Konten dari Pengguna

Sudah Saatnya K3 Naik Level, VISZARD Karya Mahasiswa USU Jawabannya

VISZARD OFFICIAL

VISZARD OFFICIAL

Mahasiswa USU aktif menyuarakan isu-isu teknologi dan pengembangannya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari VISZARD OFFICIAL tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar 1. Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara bersama dosen pembimbing dalam proyek VISZARD.
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara bersama dosen pembimbing dalam proyek VISZARD.

Penulis: Syafira Sari Azzahra Putri Fadhillah/Muhammad Rafli Arrayyan/Mhd Alim Munajad/Kiki Rahma Hidayat Sitepu/Martin Cristiano Lumbantoruan

Masih banyak orang berpikir bahwa keselamatan kerja itu cuma soal aturan dan papan peringatan di tempat kerja. Padahal, meski prosedur K3 sudah disusun rapi, angka kecelakaan kerja di lapangan tetap saja tinggi. Kenapa bisa begitu? Salah satunya karena pendekatannya masih terlalu kaku cuma sebatas dokumen dan teori, tanpa benar-benar menyentuh perilaku orang yang menjalankannya.

Padahal, yang dibutuhkan sekarang bukan cuma aturan, tapi juga pengalaman yang bikin orang sadar betapa pentingnya keselamatan di tempat kerja. K3 seharusnya jadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan cuma kewajiban di atas kertas. Nah, berangkat dari pemikiran inilah, sekelompok mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Tim PKM VGK menghadirkan sebuah inovasi bernama VISZARD.

VISZARD (singkatan dari Visualization Hazard) adalah teknologi pelatihan K3 berbasis Extended Reality (XR) dengan menggabungkan Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) kemudian juga diperkuat dengan Artificial Intelligence (AI). Dengan pendekatan ini, pelatihan K3 jadi terasa lebih hidup. Para pekerja atau peserta pelatihan gak cuma diceramahi teori, tapi langsung diajak menyelami berbagai skenario bahaya kerja dalam bentuk simulasi digital yang imersif.

Gambar 2. Ilustrasi sistem VISZARD dalam mendeteksi potensi bahaya kerja menggunakan teknologi XR dengan bantuan AI.

Bayangkan kamu bisa "masuk" ke situasi berisiko tinggi seperti area rawan kebakaran, listrik bocor, atau bahaya jatuh dan belajar cara menghadapinya secara aman, tanpa benar-benar terpapar risikonya. Di situlah kekuatan VISZARD. Belajar K3 gak lagi monoton, tapi jadi pengalaman yang seru sekaligus edukatif.

Dhani Syahputra Bukit, SKM., MKM., selaku dosen pembimbing tim, menilai VISZARD sebagai langkah inovatif yang sangat relevan di era sekarang.

“VISZARD ini keren karena ngajak kita melihat K3 dari sudut pandang yang lebih modern. Pelatihannya gak cuma teori atau baca modul, tapi langsung dirasakan lewat simulasi, jadi lebih nyantol di kepala pekerja,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa munculnya ide ini dari mahasiswa sendiri menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap isu keselamatan kerja.

“Yang saya banggakan, ide ini murni dari mahasiswa. Artinya mereka peka sama masalah di dunia kerja. Semoga VISZARD bisa terus dikembangkan dan didukung agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tambahnya.

Gambar 3. Alur Kerja Sistem dari VISZARD.

VISZARD tidak hanya punya peran penting dalam pelatihan pekerja, tapi juga membuka peluang baru untuk dunia pendidikan vokasi dan pelatihan kerja. Dengan simulasi XR yang realistis, peserta pelatihan bisa langsung memahami risiko, prosedur keselamatan, hingga cara merespons situasi darurat lewat pengalaman visual dan praktik langsung tanpa risiko nyata.

Saat ini, Tim PKM VGK USU juga sedang membangun kerja sama dengan perusahaan untuk menerapkan VISZARD secara langsung di dunia industri. Mereka juga aktif mendokumentasikan penerapan VISZARD di lingkungan kerja nyata, sebagai bentuk validasi bahwa teknologi ini bukan cuma konsep di atas kertas, tapi bisa benar-benar digunakan di lapangan.

Tentu saja, keberhasilan penerapan VISZARD secara luas membutuhkan dukungan dari banyak pihak: mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga lembaga pendidikan. Kolaborasi semua pihak ini sangat penting agar VISZARD bisa jadi solusi nyata untuk menekan angka kecelakaan kerja yang selama ini masih menghantui banyak sektor.

Singkatnya, VISZARD adalah bukti nyata bahwa mahasiswa bisa jadi bagian dari perubahan besar. Lewat ide, teknologi, dan kepedulian, generasi muda hadir membawa semangat baru untuk membangun budaya kerja yang lebih aman, modern, dan berdampak luas.