Baruna chapter 27

Pulang (27)

Student of the world
24 September 2022 19:13
·
waktu baca 9 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ruang perawatan Malika Aldeen tampak diawasi oleh dua penjaga dan seorang aparat dalam upaya perlindungan korban. Tak ada yang dapat bebas masuk kecuali keluarga, bahkan para dokter dan perawat yang memeriksa pun harus didampingi oleh aparat yang bertugas.
Untuk memaksimalkan penjagaan Malika, Musaakh meminta pihak rumah sakit mengosongkan semua kamar yang ada di lantai tersebut. Hanya ada Musaakh dan menantunya, Lea, yang menjaga Malika di ruangan itu.
Malika masih tertidur ketika televisi di ruang pasien menayangkan breaking news dari pihak kepolisian. Musaakh dan Lea dengan tenang menyaksikan bagaimana Kapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Daniel Sondoro memimpin Konferensi Pers siang itu.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Baruna maju beberapa langkah. Raut wajahnya dingin saat tangan kanannya mengangkat senjata. Tepat di depan Romi, sebuah pistol terangkat. Lea menyaksikannya dengan bangga.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten