kumparan
11 Juni 2018 15:36

Harga Daging Ayam Potong di Probolinggo Naik hingga Rp 60.000/Kg

Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga daging ayam potong di Kota Probolinggo melonjak drastis. Saat ini harga per kilogram daging ayam di pedagang mencapai Rp 60 ribu. Kenaikan harga daging ayam ini sudah terjadi perlahan sejak 5 hari terakhir.
ADVERTISEMENT
Pada pertengahan bulan Ramadhan, harga daging ayam di tingkat pedagang sebesar Rp 30 per kilogram. Secara perlahan-lahan naik hingga kisaran Rp 40 ribu. Kemudian dalam 5 hari terakhir, harga itu bergerak menjadi Rp 45 ribu per kilogram.
“Sekarang sudah dijual Rp 60 ribu (per kilogram),” kata Bawok, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Baru Probolinggo, Senin (11/6).
Menurut pedagang, kenaikan itu terjadi karena pasokan dari agen berkurang. Bahkan mereka hanya dijatah sangat sedikit dibandingkan hari biasanya.
“Sudah sekitar 5 hari mas harga ayam ini naik karena langka. Para pedagang dibatasi penjualannya. Sehingga meski sekarang lagi lebaran, penghasilan tetap seperti biasanya,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Melambungnya harga daging ayam potong ini membuat konsumen resah. Terutama mereka yang memiliki usaha warung dan katering, sehingga beberapa kali terpaksa menolak pesanan katering yang menggunakan bahan daging ayam.
“Harga ayam sekarang sangat mahal, juga langka. Kemungkinan karena mau lebaran ini ya. Saya juga kebingungan karena di rumah saya juga punya usaha, sedangkan harga ayam potong sangat mahal dan langka,” kata Satuni, salah satu pengusaha katering.
Pedagang maupun konsumen berharap Pemerintah Kota Probolinggo mengambil tindakan nyata. Agar harga daging ayam potong kembali normal menjelang lebaran.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan