kumparan
25 November 2018 16:59

KM Multi Prima 1 Tenggelam di Perairan Lombok, 7 ABK Belum Ditemukan

Kecelakaan laut yang menimpa KM Multi Prima 1, di perairan Lombok – Sumbawa, masih menyisakan misteri. Dari 14 ABK, 7 di antaranya sudah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Sementara 7 lainnya dinyatakan hilang.
ADVERTISEMENT
“Ya tujuh di antara mereka masih belum ditemukan dan belum diketahui nasibnya. Tim SAR di sana sudah bergerak untuk melakukan pencarian,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurnianto, Sabtu (24/11/2018) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartabromo, tujuh ABK yang selamat yaitu, Bob Chris Butarbutar (26), asal Parapat, Aceh; Rahmatulloh (27), warga Lamongan; Debiyallah Sastria (27); Zainal Arifin (21), Benyamin Henuk (34), Haji Jamaludin (20); dan aldy Hidayat (18) asal Bantaeng, Makassar.
Sementara itu, tujuh korban yang dinyatakan hilang yakni Syamsul Salda (38) asal Flores Timur; Pande (67), asal Jakarta; Riski (26) asal Flores; Sutrisno (57) dari Sragen; Soni Kancil (41) warga Flores; Philipus Bay (43) asal Flores, dan nakhoda kapal tersebut, yakni Trasius alias Joi (35) asal Flores Timur.
ADVERTISEMENT
“Nakhoda kapal yang menyelamatkan mereka mengontak kami, bahwa ada kapal karam di perairan Sumbawa. Beberapa ABK yang selamat dievakuasi ke Probolinggo. Langsung kami berikan perawatan medis dan trauma healing,” ujar mantan Kabagops Polrestabes Surabaya ini.
Pihak kepolisian mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemilik KM Multi Prima 1 yakni Toni Sunur atau PT. Sunindo Trans Nusa Sejahtera, yang beralamat di jalan Tanjung Batu, Surabaya. KM Multi Prima 1 karam karena cuaca buruk di perairan Sumbawa – Lombok.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan