kumparan
6 Nov 2018 12:44 WIB

Kirab Pemuda 2018 Tiba di Pasuruan

50 perwakilan peserta Kirab Pemuda dari seluruh Indonesia tiba di Pasuruan sekira pukul 10.00 di Pendopo Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang diselenggarakan Kemenpora ini merupakan pawai (perjalanan napak tilas) kebhinekaan dalam menjaga NKRI.
ADVERTISEMENT
Kabupaten Pasuruan, termasuk yang beruntung, karena para pemuda pilihan ini hanya singgah di dua tempat di Jawa Timur, yakni Gresik dan Pasuruan.
“Kehadiran mereka di Jatim sebagai bentuk napak tilas karena Jawa timur salah satu daerah bersejarah, dibuktikan dengan pernah berjayanya kerajaan Majapahit,” ungkap Alfredo De Karmo, perwakilan Kemenpora.
Kirab pemuda 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan patriotisme para pemuda yang selaras dengan Bhineka Tunggal Ika. Sekaligus untuk memahami tentang bentuk keberagaman di Indonesia.
Rosita Lestari, pemuda peserta kirab asal Papua Barat mengaku sangat bangga karena terpilih menjadi salah satu pemuda kirab. Ia juga mengatakan senang berada di Pasuruan.
“Di Pasuruan ini penyambutannya sangat meriah dan masyarakat sekitar sangat hangat, saya juga sangat penasaran dengan Tosari,” ungkapnya bangga.
ADVERTISEMENT
Gus Mujib, Wakil Bupati Pasuruan juga mengaku bangga lantaran menjadi tuan rumah agenda nasional ini. Ia lantas menyampaikan ketidak hadiran Bupati Pasuruan karena sedang berada di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Kemendagri atas prestasi Kabupaten Pasuruan sebagai pembina ormas terbaik.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ikrar yang diikuti oleh seluruh peserta dan Fatayat NU Kabupaten Pasuruan. Kemudian diakhiri dengan penandatanganan deklarasi kirab pemuda oleh Wakil Bupati dan Forkopimda Kabupaten Pasuruan
Diketahui, Pasuruan merupakan kota ke 16 dari 17 kota yang akan disinggahi para Pemuda Kirab 2018 ini. Setelah dari Kabupaten Pasuruan, mereka akan ke Bali sebagai destinasi terakhir.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan