• 3

Ancaman Bila Google Tak Bayar Pajak: Masuk Penjara!

Ancaman Bila Google Tak Bayar Pajak: Masuk Penjara!



Google

Mesin pencari Google. (Foto: WD Net Studio (CC0 Public Domain))

Pemerintah kembali memperingatkan Google Asia Pacific Pte Ltd untuk segera membayar pajak. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi mengatakan pihaknya tak segan menindak secara tegas perusahaan tersebut jika tidak membayar pajak.
“Nanti terakhir kalau sudah punya tunggakan dan dia nggak bayar, urusannya sama ke Kasubdit Penangkapan. Ya, bisa dimasukkan ke penjara,” tegas Ken di sela-sela konfrensi pers di kantor Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/12).
Ken menyatakan kasus pajak perusahaan raksasa penyedia layanan internet asal Amerika Serikat itu kini sudah masuk ke tahap penyelidikan dengan menghadirkan bukti permulaan. Sebab data yang dimiliki Ditjen Pajak dengan yang disampaikan Google berbeda.
“Dan sekarang sedang ditingkatkan ke tingkat penyidikan, bukti permulaan, karena data yang kita miliki tidak sesuai dengan apa yang mereka sampaikan. Itu saja,” tambahnya.
Menurut Ken, ancaman penjara juga berlaku bagi Wajib pajak (WP) lainnya yang mengemplang pajak. Hal ini dilakukan agar pengemplang pajak bisa mendapatkan efek jera.
"Jadi perlakuannya sama karena sama-sama subjek pajak dalam negeri," tegasnya.

00:00:00/00:00:00

Konferensi Pers Dirjen Pajak


EkonomiKeuanganPajakGoogleBisnis

500

Baca Lainnya