• 1

Dirjen Pajak: Mudah-mudahan Sebelum Akhir Tahun Google Mau Bayar Pajak

Dirjen Pajak: Mudah-mudahan Sebelum Akhir Tahun Google Mau Bayar Pajak



Konpres Penerimaan Tax Amnesty

Konferensi pers realisasi penerimaan Tax Amnesty per 20 Desember 2016 di Gedung Utama Ditjen Pajak, Jakarta (Foto: Nicha Muslimawati)
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan sedang berusaha mengejar pajak dari perusahaan penyedia layanan internet atau over the top (OTT) Google Inc. Namun, proses negosiasi antara Ditjen Pajak dan Google masih belum final hingga kini.
Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi berharap proses negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Google bisa rampung lebih cepat.
"Kalau mengenai kapan persisnya ya ini sedang dalam proses. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun dia (Google) mau bayar ya," kata Ken saat ditemui di Gedung Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/12).

CEO Google, Sundar Pichai

CEO Google, Sundar Pichar, ketika mempresentasikan perangkat baru Google (Foto: Reuters)

Dalam penagihan pajak, Ken menegaskan pihaknya tidak memperlakukan Google secara istimewa. Google diperlakukan sama seperti Wajib Pajak (WP) lainnya.
"Soal google itu sama dengan Wajib Pajak (WP) dalam negeri lainnya ya. Kalau menjadi Wajib Pajak dalam negeri ya perlakuannya sama," tekannya.
Sementara itu di tempat berbeda, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara meminta Google lebih transparan terutama menyangkut data laporan keuangan. Soal urusan penagihan pajak, Rudiantara menyerahkan kepada kementerian keuangan.
"Bersikeras atau tidak itu pokoknya semua yang terkait dengan pajak itu ya kementerian keuangan," jelasnya.

EkonomiBisnisPajakGoogleKeuangan

500

Baca Lainnya