• 4

Harga Cabai di DKI Rp 90.000/Kg, Kementan: Karena Ulah Pedagang!

Harga Cabai di DKI Rp 90.000/Kg, Kementan: Karena Ulah Pedagang!



Tanaman Cabai

Lahan tanaman cabai (Foto: Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian)

Kementerian Pertanian (Kementan) menanggapi tingginya harga cabai rawit merah di DKI Jakarta yang mencapai Rp 90.000/kg. Menurut Kementan tingginya harga cabai disebabkan karena ulah spekulasi para pedagang.
"Ini ulah pedagang saja, dia jual semaunya. Ini barang ada kecuali barang tidak ada baru masalah," kata Dirjen Hortikultura Kementan Spudnik Sujono kepada kumparan, Selasa (27/12).
Namun Spudnik mengakui adanya kenaikan harga di pasar eceran dipicu lonjakan harga cabai di tingkat petani, khususnya di Pulau Jawa. Tetapi besaran kenaikan harga masih bisa ditolerir.
"Sekarang beberapa daerah saya diprotes sama petani harga kemurahan," keluhnya.
Dari data yang disampaikan Spudnik, rata-rata tingginya harga cabai rawit merah di tingkat petani terjadi di Pulau Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Harganya berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 47.000/kg.
Sedangkan di Pulau Sulawesi yang menjadi sentra utama kedua setelah Pulau Jawa, harga cabai rawit merah relatif rendah berkisar antara Rp 15.000-20.000/kg. Hal yang sama juga dialami Pulau Sumatera.

Harga cabai

Infografis harga cabai rawit merah tingkat petani per 25 Desember 2016 (Foto: Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian)

"Susahnya begitu. Di kedua lokasi banyak pedagang pengumpul atau permintaan banyak di Malang dan Kediri memicu harga naik dan labil sekali sementara di tempat lain menurun sama seperti di pasar beda tempat saja dalam satu pasar bisa beda," tutur Spudnik.

EkonomiBisnisKomoditasCabaiPasar Tradisional

500

Baca Lainnya