• 0

Melihat Lebih Dekat Koleksi Uang yang Pernah Digunakan RI

Melihat Lebih Dekat Koleksi Uang yang Pernah Digunakan RI



Museum BI Cover

Museum Bank Indonesia. (Foto: Foto: http://www.bi.go.id/)
Bank Indonesia (BI) baru saja merilis uang rupiah edisi terbaru yang diberi nama uang NKRI Tahun Emisi (TE) 2016. Rinciannya ada 7 pecahan mata uang kertas dan 4 mata uang logam.
Namun sebelum itu, Indonesia sudah beberapa kali mengalami pergantian jenis mata uang. BI menyimpan seluruhnya lengkap di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat.
Hari ini, Kamis (22/12) kumparan berkesempatan melihat berbagai jenis uang yang pernah digunakan Indonesia. Misalnya dari era Kerajaan Hindu, Kerajaan Islam, VOC, Penjajahan Belanda, kependudukan Jepang hingga saat ini. Uang-uang tersebut umumnya terbagi menjadi dua jenis yaitu uang kertas dan uang logam.
Uang pertama yang ditampilkan Museum BI adalah Ma. Jenis uang ini digunakan saat Zaman Syailendra. Ma memiliki arti Masa, berbentuk kecil seperti kotak dan berbahan dasar emas.
Bergeser sedikit ada jenis mata uang Gobog Wayang yang digunakan saat era Kerajaan Majapahit. Gobog Wayang memiliki bentuk bulat pipih dengan lubang di bagian tengah.
Setelah masa Kerajaan Hindu selesai, muncul Kerajaan Islam seperti Samudera Pasai yang menggunakan mata uang Dirham. Dirham ini terbuat sepenuhnya dari emas.
BI juga memiliki koleksi jenis mata uang lainnya seperti pada masa VOC tahun 1748 yang dikenal dengan nama Rijksdaalder. Setelah era VOC berakhir, Indonesia dikuasai oleh Belanda dan mata uang yang digunakan adalah golden. BI juga memiliki jenis mata uang lain setelah era Belanda berakhir seperti uang NICA (Netherlands Indies Civil Adminitration), RIS (Repoeblik Indonesia Serikat), ORI (Oeang Repoeblik Indonesia), ORIDA (Oeang Repoeblik Indonesia-Daerah) hingga menjadi Rupiah.

EkonomiUangUang BaruKeuanganBank Indonesia

500

Baca Lainnya